Nadiem Makarim harap Indonesia jadi trendsetter di fesyen muslim dunia

Jakarta () – Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset & Teknologi Nadiem Makarim berharap Indonesia dapat menjadi trendsetter fesyen muslim dunia, mengingat banyaknya bermunculan talenta baru di bidang desain busana muslim.

"Jakarta Muslim Fashion Week adalah pintu gerbang kita untuk memulai, untuk menguatkan kolaborasi dunia akademis dan dunia usaha di dalam bidang fesyen," kata Nadiem pada pembukaan Jakarta Muslim Fashion Week di Jakarta, Kamis.

Nadiem mengatakan dengan kolaborasi yang memajukan bidang tata busana, dirinya yakin dalam waktu yang dekat Indonesia akan menjadi trendsetter.

 
"Kita akan menjadi trendsetter di fesyen muslim di dunia. Itu adalah harapan kita," lanjutnya.

Satuan pendidikan yang turut memeriahkan acara Jakarta Muslim Fashion Week dengan karya-karyanya termasuk Institut Kesenian Jakarta, Institut Seni Indonesia Denpasar, Islamic Fashion Institute, ISWI Fashion Academy, Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta, Institut Desain dan Bisnis Bali, dan masih banyak lagi.

Meskipun acara pameran busana tersebut bertajuk "Fashion Muslim" namun beberapa universitas Kristen pun turut memamerkan karyanya pada acara ini seperti Universitas Kristen PETRA Surabaya dan Universitas Kristen Maranatha.

Oleh sebab itu, Nadiem memandang acara tersebut merupakan salah satu gambaran dari kebhinekaan Indonesia.

"Acara Muslim Fashion Week ini juga diorganisir dari berbagai macam agama. Dan itu menurut saya adalah suatu kebanggaan bahwa kebhinekaan kita terefleksi dari acara ini saja," tutur Nadiem.

Menurut Nadiem seluruh masyarkat Indonesia patut berbangga karena negara ini memiliki calon-calon desainer busana handal yang akan memperkenalkan budaya muslim Indonesia kepada dunia melalui buah karyanya.

Baca juga: Halwa hadirkan koleksi "Serampai" tandai hari jadi ketiga

Baca juga: ISEF 2021 usung konsep fesyen berkelanjutan

Baca juga: Kemendag gelar diskusi tangkap peluang pasar busana di Australia

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © 2021