JD.ID edukasi pemasaran digital UMKM Malang

Jakarta () – JD.ID bersama perusahaan penyedia solusi logistik J-Express (JX) Indonesia mengedukasi para seller (penjual) & klien korporasi, bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang dalam melaksanakan program unggulan bertajuk “Kewirausahaan Berbasis Technopreneur”.

"Kegiatan edukasi dan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha terutama UMKM Kota Malang agar dapat semakin berkembang dalam hal digitalisasi kegiatan jual-beli, khususnya pemanfaatan platform e-commerce," kata Muhamad Sailendra, ST., MM., Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang dalam siaran pers pada Rabu.

Kegiatan edukasi dan pelatihan dilaksanakan pada hari Selasa, 12 Oktober 2021 di Hotel Ijen Suites, Kota Malang. Kegiatan itu sukses mengajak 110 pelaku UMKM di Kota Malang dan secara resmi dibuka oleh Muhamad Sailendra, ST., MM., Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang.

Sejumlah materi yang diberikan di nya adalah pengenalan dan pemanfaatan platform e-commerce dalam kegiatan jual beli, pengenalan metode transaksi COD sebagai upaya membangun dan membina kepercayaan pelanggan, pengenalan JD.ID sebagai salah satu platform e-commerce dengan jaringan marketplace yang luas, cara bergabung menjadi mitra seller JD.ID, serta penjelasan mengenai program social commerce JD Fans, program afiliasi marketing resmi milik JD.ID.

"Kita dapat melihat bahwa pada saat ini persaingan usaha tidak lagi dilakukan secara konvensional, melainkan online dan digital. Oleh karena itu, kami berharap para rekan-rekan seller dapat menerapkan pengetahuan & informasi yang diperoleh melalui kegiatan ini pada keseharian-nya, dan dapat juga membagikan ilmu tersebut kepada para pelaku UMKM lain-nya. Sehingga UMKM, terlebih yang berada di Kota Malang, semakin terliterasi, berdaya, dan bermanfaat," Sailendra.

Arditiandito, Industrial Relations J-Express (JX) Indonesia turut menjelaskan bahwa, “Selayaknya mitra kerja, JX Indonesia tidak hanya ingin hadir sebagai penyedia jasa logistik 'hulu ke hilir' bagi rekan usaha-nya, tetapi juga sebagai #TemanOnlineSeller yang mendorong dan memajukan bisnis para pelaku UMKM, terkhusus di Kota Malang."

“Selayaknya mitra kerja, JX Indonesia tidak hanya ingin hadir sebagai penyedia jasa logistik 'hulu ke hilir' bagi rekan usaha-nya, tetapi juga sebagai #TemanOnlineSeller yang mendorong dan memajukan bisnis para pelaku UMKM, terkhusus di Kota Malang."

"Melalui edukasi dan pelatihan mengenai pemasaran digital ini, kami hendak berbagi ilmu dan kiat sukses agar para seller dapat dengan mudah beradaptasi dan memanfaatkan digitalisasi kegiatan jual beli dengan sebaik mungkin.”

Lebih lanjut, Aryo Pri Utomo, Event, Community and Partnership J-Express (JX) Indonesia yang memberikan edukasi dan pelatihan perihal metode pembayaran cash on delivery (COD) juga menambahkan bahwa, “COD adalah salah satu cara jitu yang dilakukan oleh para seller untuk membangun kepercayaan para pelanggan."

"Hal itu didukung dengan temuan data statistik yang menyatakan bahwa lebih dari 70 persen konsumen Indonesia masih memilih metode COD sebagai metode transaksi belanja dan pengiriman barang. Terlebih di situasi pandemi dimana kegiatan jual beli mayoritas dilakukan secara digital dan online, kami melihat metode COD sebagai jalan tengah, yang memungkinkan kedua belah pihak, seller dan pelanggan, merasakan kepuasan dan manfaat dari belanja online.”

Mencoba untuk memperkenalkan kembali JD.ID sebagai salah satu platform e-commerce unggulan di Indonesia, Demas Ryan, Seller Engagement and Education Manager JD.ID menyampaikan bahwa platform marketplace JD.ID terus mengalami peningkatan jumlah transaksi dari tahun-ke-tahun nya.

"Berbagai upaya dan terobosan pun terus kami lakukan untuk menyediakan lingkungan dagang yang sehat dengan fasilitas yang lengkap bagi para mitra seller kami. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak para pelaku UMKM di Indonesia khusus-nya Kota Malang, untuk bergabung dengan JD.ID, bersama-sama dengan kami “naik level”. Di JD.ID barang-nya #DijaminOri, seller-nya #DijaminBetah," kata Demas.

Andrawan Diponugroho, Social Commerce Business Development Specialist JD Fans-pun menerangkan bahwa, “Di JD.ID tersedia banyak kanal untuk para pelaku bisnis belajar memulai usaha atau sekedar ingin dapat penghasilan tambahan, tanpa perlu kumpul modal."

"JD Fans adalah aplikasi afiliasi marketing dari JD.ID yang memanfaatkan platform media sosial untuk penjualan dan promosi. Jika bergabung dengan JD Fans, para promoter berkesempatan untuk mendapatkan komisi hingga 80%, diskon khusus dan voucher menarik, serta dibebaskan untuk mempromosikan barang, sesuai dengan cara dan kreativitas masing-masing."

"Melalui JD Fans, kami berharap banyak pihak yang dapat diberdayakan, terutama mereka yang harus kesulitan mendapatkan sumber penghasilan di tengah situasi pandemi,” kata Andrawan Diponugroho, Social Commerce Business Development Specialist JD Fans.

Dikarenakan tingkat antusiasme dan keikutsertaan yang tinggi dari para seller peserta di Kota Malang, J-Express (JX) Indonesia dan JD.ID bermaksud untuk melanjutkan program edukasi dan pelatihan ini secara berkelanjutan di berbagai kota di Indonesia, seperti di Yogyakarta dan Surabaya. Sebelumnya J-Express (JX) Indonesia dan JD.ID telah menggelar acara serupa di Kota Serang dan Bogor.

Baca juga: Rayakan festival belanja 10.10, JD.ID gelar HarJOYnas Grand Show

Baca juga: JD.ID hadirkan promo hingga tanggal 26 September

Baca juga: JD.ID Electronic Store hadir di Sentul

Oleh Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © 2021