Saksi Ahli Habib Rizieq Jelaskan Perbedaan Hasutan dan Ajakan

https: img.okezone.com content 2021 01 07 337 2340785 saksi-ahli-habib-rizieq-jelaskan-perbedaan-hasutan-dan-ajakan-PJ5DPJHcGz.jpg

JAKARTA –Saksi ahli hukum pidana, Prof. Mudzakir yang dihadirkan kubu Habib Rizieq Shihab dalam praperadilan pada Kamis (7/1/) menjelaskan tentang pasal 160 KUHP tentang penghasutan.

(Baca juga: Sesak Nafas, Habib Rizieq Hampir Pingsan Dalam Penjara)

Mudzakir menjelaskan, penggunaan Pasal 160 KUHP tentang penghasutan, yang harus diikuti adanya tindakan kejahatan yang dilakukan seseorang akibat hasutan yang dilayangkan. Adapun pasal penghasutan yang pokok yang harus dibuktikan adalah perbuatan orang menghasut.

“Jadi menghasut itu menggerakan orang dengan cara-cara agitasi, artinya memprovokasi orang yang semula tidak ingin berbuat jahat jadi berbuat jahat,”ujarnya di pengadilan, Kamis (7/1/2021).

“Jadi kalau begitu harus ada perbuatan pidana, tapi juga harus dibuktikan orang melakukan tindakan pidana itu semata-mata karena provokasi tadi atau hasutan tadi,”sambungnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, apabila orang yang terhasut tidak terpengaruh terhadap hasutan dan berinisiatif dengan sendirinya melakukan tindakan kejahatan maka hal itu tidak termasuk penghasutan. Sedangkan, bila undangan dia menilai hal itu bukanlah hasutan.

“Jadi kalau menghasut itu menggerakan orang, tapi kalau mengundang itu bukan hasut, itu lain maknanya. Sama halnya dengan atasan polisi memerintah, itu perintah bukan menghasut. Jadi kalau ada orang bilang silahkan datang kemari, itu namanya mengajak orang, berbeda dengan hasutan,”pungkasnya.

(fmi)

  • #FPI
  • #Front Pembela Islam (FPI)
  • #Sidang Praradilan Habib Rizieq Shihab
  • #habib rizieq

Close