Saham Australia datar, NAB dan Crown jatuh saat penyelidikan regulator

Sydney () – Saham-saham Australia tidak berubah pada awal perdagangan Senin pagi, karena keuntungan di para penambang diimbangi oleh penurunan di perusahaan-perusahaan besar menyusul serangkaian penyelidikan oleh regulator kejahatan keuangan negara itu.

AUSTRAC meluncurkan penyelidikan terpisah ke perusahaan-perusahaan seperti National Australia Bank (NAB), Crown Resorts, Star Entertainment Group dan SkyCity Entertainment yang berbasis di Selandia Baru atas dugaan pelanggaran undang-undang anti pencucian uang.

Perusahaan-perusahaan Australia termasuk di yang merugi terbesar pada indeks acuan, kehilangan 1,3 persen dan 3,8 persen. Saham SkyCity yang tercatat di ASX melampaui kerugian tersebut, anjlok sebanyak 9,4 persen berada di jalur untuk sesi terburuknya dalam lebih dari setahun.

Indeks acuan S&P/ASX 200 turun tipis 0,02 persen menjadi diperdagangkan pada 7.294,8 poin, mundur dari rekor tertinggi yang dicapainya di sesi sebelumnya. Di pasar luar negeri, Nikkei Jepang naik 0,83 persen dan indeks berjangka E-mini S&P 500 tergelincir 0,02 persen.

Subindex pertambangan Australia menguat 1,6 persen, dengan keuntungan didominasi oleh saham emas. De Gray Mining melonjak 3,83 persen, diikuti oleh Silver Lake Resources yang terangkat 3,18 persen.

Saham-saham pertambangan emas mengikuti rebound harga emas di sesi sebelumnya setelah angka penggajian (payrolls) nonpertanian AS tidak naik sebanyak yang diperkirakan.

Saham sektor teknologi naik 0,64 persen, dipimpin oleh Nuix yang melonjak 3,09 persen, diikuti oleh Afterpay naik 2,44 persen.

Saham-saham keuangan mencatat persentase kerugian terbesar pada indeks acuan, turun 1,0 persen. Kerugian NAB membebani subindex. Bank-bank top lainnya juga turun 0,7 persen hingga 1,2 persen.

Di saham-saham lainnya, Hansen Technologies mencapai rekor tertinggi setelah menerima tawaran pembelian 1,0 miliar dolar AS dari perusahaan ekuitas swasta BGH Capital.

Sementara itu, negara bagian Victoria pada Senin melaporkan kenaikan terbesar dalam kasus COVID-19 lokal baru dalam seminggu.

Pasar di Selandia Baru ditutup untuk hari libur umum.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © 2021