Prabowo: Alutsista Kuat Tanpa Cukup Pangan bagi Rakyat Tak Punya Arti

https: img.okezone.com content 2020 10 23 337 2298663 prabowo-alutsista-kuat-tanpa-cukup-pangan-bagi-rakyat-tak-punya-arti-1mGlbsxest.jpg

JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyebut ketahanan pangan sangat penting bagi pertahanan bangsa Indonesia. Menurutnya, alutsista dan infrastruktur yang terhebat tidak memiliki arti yang banyak bilamana kebutuhan pangan tak tercukupi.

“Alutsista yang terkuat, infrastruktur hebat tanpa cukup pangan untuk seluruh rakyat suatu bangsa tidak punya arti banyak. Sejarah menunjukkan bahwa strategi pangan banyak digunakan untuk menguasai sebuah negara,” tuturnya dalam Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-57 Fakultas Kehutanan UGM yanf disiarkan virtual, Jumat (23/10/2020).

Baca Juga:  Banyak Alih Fungsi Lahan Jadi Apartemen, Prabowo Sebut Masyarakat Tak Makan Beton

Dia menjelaskan, banyak negara di dunia ini kalah saat berperang ketika mereka tidak memiliki cadangan logistik yang banyak. Oleh karenanya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencoba pengembangkan bahan pangan melalui pendekatan pertahanan.

“Sering perang dikalahkan oleh yang tidak punya pangan. Pengembangan lumbung pangan di Provinsi Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara, dan yang akan dilakukan di beberapa daerah lain yang saat ini disiapkan pemerintah, terlebih inisiasi oleh Presiden Jokowi berangkat dari persprektif pertahanan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, Presiden Jokowi hendak menggabungkan dua metode dalam urusan pengambangan pangan, antara lain pendekatan militer dan non militer. Atas hal itu juga, Prabowo mengatakan, Presiden menaruh perhatian khusus terkait pemenuhan hak pangan yang merupakan sebuah masalah strategis.

“Presiden Jokowi ingin mengembangkan pertahanan yang kuat berdimensi holistik melalui penguatan pertahanan militer dan non militer segaligus. Artinya pemerintah dalam hal ini presiden semakin meyakini bahwa pemenuhan hak pangan rakyat merupakan masalah strategis menyangkut jatuh bangunnya sebuah negara. Maka menjaga benteng pertahanan melalui kesiapan cadangan logistik nasional perlu dibangun secara cepat,” katanya.

Baca Juga:  Bertemu Menhan Prancis, Prabowo Bahas Kerja Sama Pertahanan

Prabowo turut menyampaikan peringatan yang diberikan Food and Agriculture Orgazitation (FAO) terkait ancaman krisis pangan yang akan melanda dunia akibat pandemi Covid-19. Dia pun berharap agar lahan pangan yang disiapkan pemerintah di luar Pulau Jawa nantinya dapat menjadi cadangan logistik nasional ketika kelangkaan benar-benar terjadi.

“Kita perlu mengantisipasi secara cepat dengan membuat cadangan logistik strategis nasional. Pengembangan lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa yang sedang dalam proses pengerjaan diharapkan bisa menjadi sumber cadangan logistik nasional. Untuk mencegah kekurangan pasokan pangan dalam negeri dan mengurangi impor,” ucapnya.

(Ari)

  • #pangan
  • #Menteri Pertahanan
  • #Prabowo Subianto
  • #Alutsista

Close