PALEMBANG – Anggota Satlantas Polrestabes Palembang, Bripka Ridho, ditusuk oleh pria yang mengaku teroris, saat sedang bertugas di Pos Polisi Sekip Ujung angkatan 66 Palembang.

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Prof Eko Indra Heri, didampingi Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait rekam jejak pelaku.

“Informasi tersebut masih kita dalami. Meskipun pengakuan pelaku sebagai teroris, namun kami tidak semata merta mempercayai. Kami harus menindaklanjuti informasi dari luar, sekecil apapun itu,” kata Eko, Jumat (4/6/2021).

Baca juga:  Ngaku Teroris ” href=”https://news.okezone.com/read/2021/06/04/610/2420410/penusuk-anggota-satlantas-polrestabes-palembang-ngaku-teroris”>Penusuk Anggota Satlantas Polrestabes Palembang Ngaku Teroris

Diungkapkan Kapolda, pelaku terduga teroris bernama M Ikhsan alias Umar Khalid (34), diamankan anggota Jatanras Polda Sumsel, karena menyerang anggota Polisi yang bertugas di Pos Polisi Sekip Ujung.

“Selain itu kita juga sudah amankan tiga bilah senjata tajam jenis pisau milik pelaku yang digunakan untuk menyerang korban,” tuturnya.

Baca juga:  Anggota Satlantas Polrestabes Palembang Ditikam OTK saat Bertugas

“Kini pelaku sudah kita amankan dan masih kita masih dalami motif dan latar belakang pelaku melakukan aksi itu,” sambungnya.

Dijelaskan oleh orang nomor satu di Polda Sumsel itu, sampai saat ini anggotanya sudah normal dan berangsur membaik.

“Alhamdullilah, ketika saya kunjungi, kondisi korban sadar dan lukanya juga sudah berangsur membaik setelah ditanganis tim medis. Meski harus menjalani pengobatan intensif, korban harus tetap dirawat karena mengalami pergulatan, hingga berakhir penusukan dibagian leher dan tangan,” pungkasnya.

(wal)

1
1
  • #Terorisme
  • #Polisi Ditusuk
  • #Penikaman
  • #Kasus Penusukan
  • # Polrestabes Palembang