Phapros implementasikan strategi pergeseran portofolio produk

peluncuran dua produk baru untuk membantu meningkatkan imunitas masyarakat saat ini

Jakarta () – Emiten farmasi sekaligus anak usaha PT Kimia Farma Tbk, PT Phapros Tbk mengimplementasikan strategi perseroan untuk melakukan pergeseran portofolio produk dengan meluncurkan dua produk baru yang terkait dengan pencegahan COVID-19.

Perseroan meluncurkan produk vitamin D3 1000 IU dengan merek Pehavit, serta vitamin C non-acid dosis tinggi setara dengan 500 mg, yang aman untuk lambung, sehingga nyaman dikonsumsi bagi penderita dengan gangguan asam lambung.

Direktur Utama Phapros Hadi Kardoko dalam pernyataan di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya meluncurkan dua produk tersebut sebagai bentuk pencegahan penularan COVID-19 yang kini kasusnya mengalami peningkatan di beberapa provinsi.

"Bertepatan dengan pertambahan usia ke-67 Phapros ini, kami sebagai bagian dari keluarga besar holding BUMN farmasi berupaya untuk mendukung penekanan angka kasus COVID-19 secara nasional, melalui peluncuran dua produk baru untuk membantu meningkatkan imunitas masyarakat saat ini. Sehingga diharapkan ke depannya laju penularan COVID-19 akan mulai mengalami penurunan” ujar Hadi.

Untuk dapat bertahan dan terus tumbuh saat pandemi, emiten berkode saham PEHA itu memang menerapkan strategi pergeseran portofolio produk.

"Mobilitas masyarakat sangat terbatas, sehingga untuk tetap bertahan kami tidak boleh hanya mengandalkan sektor perjalanan dengan produk pareto yaitu Antimo, tapi juga beradaptasi dengan berinovasi mengembangkan produk-produk yang terkait dengan pencegahan maupun pengobatan COVUD-19," kata Hadi.

Baca juga: Phapros optimistis kinerja tahun ini membaik melalui strategi adaptif

Hadi mengatakan, strategi persgeseran produk Phapros telah membuahkan hasil. Setidaknya pada triwulan I 2021 lalu, perseroan mencatatkan kinerja positif 2021 dengan posisi laba bersih mencapai Rp7,18 miliar atau naik 254 persen dan EBITDA mencapai Rp46,82 miliar atau naik 465 persen (yoy).

Untuk terus meningkatkan performanya di tengah kondisi menantang saat ini, perseroan pun telah menyusun berbagai rencana strategis, dinya adalah dengan pengembangan bisnis organik dan anorganik, serta meluncurkan minimal 10 produk baru pada kurun waktu dua tahun ke depan.

Produk-produk yang akan diluncurkan berasal dari beberapa kelas terapi termasuk dinya produk terkait penanganan pandemi COVID-19, serta produk dari kelas terapi lain seperti antibiotik, antidiabetes dan antikolesterol yang merupakan produk-produk first line therapy sehingga menambah kelengkapan produk perseroan.

Baca juga: Dirut Phapros: Efisiensi dan digitalisasi kunci tumbuh saat pandemi

Baca juga: Anak usaha Kimia Farma Phapros raih dua penghargaan TOP CSR Awards

 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © 2021