JAKARTA – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin meminta kepada sejumlah pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos dan mempertanyakan daftar pertanyaan tes wawasan kebangsaan (TWK) ke pihak kepolisian.

(Baca juga: 2 Tahun Ibu Ani Berpulang, SBY: Saya Harus Benar-benar Move On)

Demikian diutarakan Ngabalin dalam sesi tanya jawab di akun instagram pribadinya, Selasa (1/6/2021). Dalam kesempatan itu, dia mendapatkan sebuah pertanyaan terkait polemik daftar pertanyaan dalam TWK yang belakangan ramai menjadi sorotan publik.

“Kenapa orang-orang yang merasa dirugikan dengan pertanyaan-pertanyaan itu tidak mau menggunakan haknya, laporin ke polisi,” ujar Ngabalin.

(Baca juga: Kapolri Tunjuk Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Iqbal Jadi Kabid Humas Polda Jateng)

Ngabalin juga merasa bingung kepada sejumlah pegawai KPK yang tak lolos itu justru malah mempersoalkan daftar pertanyaan itu. Padahal, kata dia, Indonesia merupakan negara hukum.

Sehingga, siapapun pihak-pihak yang merasa dirugikan atau dicederai haknya dengan pertanyaan tersebut bisa melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Jangan kau berteriak-berteriak ke sana sini. Kalau pertanyaan-pertanyaan itu merugikan dirimu, laporkan ke polisi biar terang benderang ini kasus. Jangan berteriak ke sana kemari. Hey please jangan bikin gaduh,” ujar dia melanjutkan.

(fmi)

1
1
  • #KPK
  • #75 Pegawai KPK
  • #Ali Mochtar Ngabalin
  • #Tes Wawasan Kebangsaan