Mencari solusi percepatan realisasi PSR di Sumbar

– Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sumatera Barat mencatat hingga Oktober ini, baru 536,53 hektare atau 6.71 persen perkebunan sawit rakyat yang diremajakan. Tingginya harga tandan buah segar, adanya sengketa tanah ulayat hingga tumpang tindih perkebunan dengan kawasan hutan disinyalir menjadi penyebab rendahnya capaian peremajaan perkebunan sawit di provinsi itu. (Fandi Yogari Saputra/Yovita Amalia/Gracia Simanjuntak)