Kemenkes Optimistis Kebutuhan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Terpenuhi

https: img.okezone.com content 2021 01 03 337 2338187 kemenkes-optimistis-kebutuhan-vaksinasi-covid-19-di-indonesia-terpenuhi-QTxJ4vhcRb.jpg

JAKARTA – Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tramidzi menyatakan, pemerintah optimistis bisa memenuhi kebutuhan vaksinasi bagi semua masyarakat Indonesia. Pemerintah juga telah menyiapkan sarana dan prasarana dalam pelayanan pemberian vaksinasi tersebut.

“Kita cukup optimis karena kemarin juga sudah ada penandatanganan kerjasama dengan penyedia vaksin dan akan segera dapat kembali dalam bentuk materian vaksin Sinovac, Insya Allah kita bisa memenuhi vaksin sesuai dengan kebutuhan kita,” ujarnya pada wartawan, Minggu (3/12/2021).

Baca Juga:  Ini Alasan PSBB Transisi Jakarta Kembali Diperpanjang hingga 17 Januari 2021

Menurutnya, pemerintah pun sudah siap dari segi sarana dan prasarana guna menyelesaikan vaksinasi di Indonesia selama 15 bulan. Dari segi fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah didukung 13.000 puskesmas dengan hampir 2.500 rumah sakit dan 49 kantor kesehatan pelabuhan.

“Lalu, kita juga ada 30.000 vaksinator yang siap memberikan pelayanan vaksinasi pada semua sasaran terhadap 181,5 juta populasi di 34 provinsi,” tuturnya.

Dia menerangkan, sejauh ini, hasil uji klinis di Turki dan Brazil memberkan hasil yang baik, begitu juga dari Universitas Padjadjaran. Maka itu, pemerintah pun optimis vaksinasi di Indonesia bisa dilakukan sesuai rencana, yakni dilakukan pada Minggu ke 2 atau ke 3 Januari 2021 hingga Maret 2022, yang mana prosesnya dilakukan selama dua periode.

“Kita semua mengharapkan bisa keluar dari situasi pandemi Covid-19. Jadi, vaksinasi ini akan memberikan dampak luar biasa. Kita sudah ketahui manfaat vaksinasi ini kalau cakupan atau orang yang menerima vaksinasi ini angkanya bisa mencapai 100% dari sasaran maka kekebalan akan terjadi, khususnya kekebalan kelompok,” terangnya.

Baca Juga:  PSBB Transisi Jakarta Resmi Diperpanjang hingga 17 Januari 2021

Dia menambahkan, dengan adanya kekebalan kelompok itu akan dapat melindungi populasi-populasi lain yang pada saat ini belum bisa mendapatkan vaksinasi. Di samping itu, pemerintah pun meminta pada masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan 3M dan menghindari kerumunan secara ketat lantaran perjalanan Indonesia masih cukup panjang agar bisa keluar dari pandemi Covid-19.

“Vaksin bersama penerapan disiplin 3M, menghindari kerumunan, dan memperkuat 3T merupakan upaya lengkap dalam menekan penyebaran covid-19 secara efektif. Vaksinasi ini merupakan momentum penting dan pembawa harapan baru dalam upaya mengakhiri pandemi,” katanya.

(Ari)

Lihat juga:
Kumpulan Berita Trending dan Viral di Sini
  • #Vaksinasi Covid-19
  • #Kemenkes
  • #Virus Corona
  • #Corona Virus
  • #Covid-19

Close