Kemarin, rekrut pegawai KPK jadi ASN Polri hingga pengamanan PON XX

Jakarta () – Beragam peristiwa bidang hukum terjadi di Indonesia pada Selasa (28/9), mulai dari Kapolri mengungkap niat untuk menarik pegawai KPK tidak lulus TWK menjadi ASN Polri, hingga memastikan kesiapan pengamanan PON XX Papua.

Berikut sajian berita bidang hukum yang dirangkum LKBN .

1. Kapolri ungkap niat menarik pegawai KPK tak lulus TWK jadi ASN Polri

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan keinginannya untuk menarik 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri.

Selengkapnya baca di sini

2. Panglima TNI tekankan tutup akses teroris Poso

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menekankan kepada personel Mandago Raya untuk menutup akses teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso yang saat ini masih masuk daftar pencarian orang (DPO).

Selengkapnya baca di sini

3. KPK: Survei persepsi publik tolok ukur kinerja pemberantasan korupsi

Komisi Pemberantasan Korusi (KPK) menyebut survei persepsi publik menjadi salah satu tolok ukur masyarakat menilai kinerja pemberantasan korupsi.

Selengkapnya baca di sini

4. Polri pastikan kasus penyerangan ulama ditindak tegas

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tegaskan akan mengusut tuntas secara profesional kasus penyerangan terhadap ulama (ustaz) atau tokoh agama yang terjadi di sejumlah wilayah, salah satunya Batam.

Selengkapnya baca di sini

5. Kapolri memastikan kesiapan pengamanan PON XX Papua

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memastikan kesiapan pengamanan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Oktober 2021 sudah berjalan dengan pelibatan personel pengamanan yang telah menempati posisinya masing-masing.

Selengkapnya baca di sini

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © 2021