Kasus Covid-19 Semakin Kritis, Pemkot Bekasi Salahkan DKI Jakarta

https: img.okezone.com content 2020 12 23 338 2333104 kasus-covid-19-semakin-kritis-pemkot-bekasi-salahkan-dki-jakarta-JIfUAZc37E.jpg

BEKASI – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengklaim, bila wilayahnya tidak berdekatan dengan DKI Jakarta angka penyebaran virus corona, atau Covid-19 tidak akan meningkat.

“Angka penyebaran Kasus Covid-19 di Kota Bekasi meninggi, itu bukan karena angka disini saja. Kita itu kan termasuk wilayah transmisi, kalau kita enggak tetanggaan dengan DKI Jakarta, mungkin angka penyebaran kasus kita enggak tinggi,” ucap Rahmat kepada wartawan di Stadion Patriot Chandrabaga, Selasa (22/1/2020).

Baca juga:  Polisi Akan Kenakan Sanksi Pidana bagi Pelanggar PSBB di Kota Bekasi

Pasalnya, kata Rahmat, pihaknya selama ini tidak bisa mencegah masyarakat Kota Bekasi untuk berpergian ke luar daerah. Terlebih, sedikit banyak warga Kota Bekasi memiliki aktivitas dan pekerjaan di wilayah DKI Jakarta.

“Tetapi apakah kita bisa membatasi masyarakat untuk tidak ke luar kota, karena kondisi transmisi orang dari Bekasi datang ke DKI Jakarta dan sebaliknya itu kita tidak bisa larang mereka,” beber Pepen.

Baca juga:  Kota Bekasi Kemungkinan Besar Terapkan PSBB pada Rabu Mendatang

Meski angka penyebaran virus corona menunjukan peningkatan, kata Pepen, Pemkot Bekasi sendiri sejauh ini juga sudah menyiapkan dari segi fasilitas pelayanan kesehatan yang ada guna mengantisipasi terjadinya penyebaran kasus Covid-19.

“Kita sediakan masyarakat untuk melakukan tes Covid-19 dengan menyediakan alat PCR dan Rapid guna mendeteksi secara dini dari penyebaran kasus Covid-19,” kata dia.

Termasuk, pihaknya juga telah menyiapkan fasilitas lain berupa lima rumah sakit milik pemerintah seperti RSUD Chasbullah Abdulmadjid, RSUD tipe D sebanyak 3 Rumah sakit dan RSD Stadion Patriot Chandrabaga guna menangani pasien Covid-19.

(wal)

1
1

  • #DKI Jakarta
  • #Wali Kota Bekasi
  • #Pemkot Bekasi
  • #Virus Corona
  • #covid-19 di kota bekasi
  • #Covid-19

Close