Dinas SDA Uji Coba 4 Pompa Mobile dari Belanda di Kali Asin

https: img.okezone.com content 2020 12 17 338 2329766 dinas-sda-uji-coba-4-pompa-mobile-dari-belanda-di-kali-asin-3eBxmHWKIg.jpg

JAKARTA – Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mulai menguji pompa mobile yang didatangkan dari Belanda di Kali Asin, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis 17 Desember 2020. Pompa ini bertujuan untuk menanggulangi banjir.

Pengujian alat commissioning test itu dilakukan kepada empat pompa mobile dengan masing-masing dua unit memiliki daya sedot 1.000 liter per detik, dan berkapasitas 350 liter per detik.

“Untuk pompa mobile berkapasitas 350 liter per detik dibeli seharga Rp4 miliar per unit, sedangkan pompa mobile berkapasitas 1.000 liter per detik sekitar Rp7 miliar,” kata Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini Yusuf dalam keterangannya, Kamis (17/12/2020).

Baca Juga: Diguyur Hujan Semalam, Utara Jakarta Siaga 3 Banjir

Ia menambahkan, pompa mobile tersebut akan disiagakan di Muara Angke karena lokasi tersebut kerap dilanda banjir. Pengadaan pompa mobile itu dilakukan Sudin SDA Jakut.

“Di Muara Angke kan sekarang pompa stasioner yang wilayah timur itu ada 1.000 liter per detik, karena catchment area (daerah aliran sungai) bertambah, makanya untuk sementara kami bantu dengan pompa itu,” ucap dia.

Ia mengatakan, keberadaan empat pompa mobile ini menambah jumlah pompa yang dimiliki Pemprov DKI sebanyak 180 unit. Pemprov DKI, lanjut dia, juga kembali berencana membeli pompa mobile guna penanggulangan banjir Ibu Kota.

“Tahun 2021 kami akan melakukan penambahan lagi pompa mobile karena memang lokasi di lima wilayah masih ada yang harus kami back up, jadi akan kami tambah lagi pompanya,” ujarnya.

Pemprov DKI juga menyiagakan 8.000 personel satuan tugas di lima wilayah administratif Ibu Kota untuk mengantisipasi adanya genangan dan banjir.

Dinas SDA DKI Jakarta juga menyiapkan perbekalan lainnya untuk penanggulangan banjir seperti ekskavator, pompa stasioner, hingga pompa apung. “Bahkan sejak Maret lalu kami mengeruk lumpur di kali, sungai, waduk, saluran dan sebagainya,” ujarnya.

Baca Juga: Pemprov DKI Minta Warganet Melapor jika Temukan Banjir 

Kasudin SDA Jakarta Utara Adrian Mara Maulana menambahkan, kedatangan empat pompa mobile ini menambah kapasitas pompa di Muara Angke mencapai 3.000 liter per detik. Sedangkan dua pompa lagi berkapasitas 350 liter per detik disiapkan untuk cadangan.

“Jadi pompa yang berkapasitas 1.000 liter per detik ini sifatnya hanya pengganti sementara pompa stasioner karena kapasitasnya besar,” tambah Adrian.

Ia berharap, kehadirian pompa mobile ini bisa menangami banjir rob yang kerap melanda pesisir Ibu Kota. Apalagi, keunggulan pompa mobile tersebut dikenal mempunyai ketahanan yang lebih baik.

“Tentu yang kami harapkan tidak ada genangan yang diakibatkan air rob, karena untuk wilayah Jakarta Utara sendiri trennya adalah air rob. Sangat jarang Jakarta Utara banjir, terutama karena kiriman dari hulu,” ujarnya.

(Ari)

  • #Pemprov DKI Jakarta
  • #Pompa
  • #Banjir Jakarta
  • #banjir

Close