Berduka, Ma’ruf Amin Doakan Seluruh Korban Sriwijaya Air

https: img.okezone.com content 2021 01 10 337 2342175 berduka-ma-ruf-amin-doakan-seluruh-korban-sriwijaya-air-dySD06qZXE.jpg

JAKARTA – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menyampaikan dukacita dan doa bagi korban seluruh penumpang dan awak pesawat Sriwijaya Air SJ-182 serta keluarga yang ditinggalkan. Pesawat tersebut diketahui jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.

“Saya menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah tersebut. Teriring doa dan dukacita mendalam untuk seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan,” kata Wapres Ma’ruf dalam keterangan video yang disampaikan di Jakarta, Minggu (10/1/2021).

Baca Juga: Evakuasi Sriwijaya Air, Panglima TNI: Tunjukkan kepada Dunia Penerbangan Kita Mampu!

Wapres juga menyampaikan belasungkawa atas bencana longsor yang terjadi di Kabupaten Garut Selatan dan di Sumedang. Wapres berharap arwah para korban jiwa dari musibah tersebut dapat diterima Allah Swt.

“Semoga arwah seluruh korban jiwa dari musibah ini diterima dan mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah Swt, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini,” katanya.

Wapres mengapresisi kerja TNI, Polri, Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan seluruh pihak yang terlibat dalam upaya penyelamatan.

“Doa dan semangat saya haturkan juga kepada seluruh tim penyelamat agar diberikan kekuatan, kemudahan, dan keselamatan dalam menjalankan tugasnya sehingga seluruh evakuasi berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Baca Juga:  Kabasarnas Tegaskan Operasi SAR Pesawat Sriwijaya Air 24 Jam Nonstop

Sebelumnya diberitakan, pesawat penumpang Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada hari Sabtu 9 Januari pukul 14.40 WIB. Pesawat tersebut diperkirakan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak di posisi 11 mil laut di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Pesawat take off dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 14.36 WIB, mundur dari jadwal penerbangan yang seharusnya pada pukul 13.35 WIB. Keterlambatan keberangkatan tersebut karena faktor cuaca.

Berdasarkan data penumpang, pesawat buatan tahun 1994 itu berisi 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru. Dari jumlah tersebut, tercatat 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi, serta 12 kru terdiri atas enam kru aktif dan enam kru ekstra.

Keberadaan pesawat saat ini masih diinvestigasi dan dicari oleh tim dari Basarnas dan KNKT. Koordinasi pencarian juga dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk dari Polri, TNI, maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sedikitnya 10 armada laut milik TNI AL telah diterjunkan ke lokasi yang diduga tempat jatuhnya pesawat, yakni di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kapal milik TNI AL yang dilibatkan dalam pencarian tersebut, antara lain KRI Teluk Gilimanuk-531 untuk para kru SAR dan juga awak media, serta KRI Rigel-933 milik Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal).

 

(Ari)

  • #Sriwijaya Air
  • #Sriwijaya Air Jatuh
  • #Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh
  • #Wapres Maruf Amin
  • #Maruf Amin

Close