1 Dokter dan 13 Perawat Positif Covid-19, RSUD Pangkalpinang Ditutup

https: img.okezone.com content 2020 12 09 340 2324815 1-dokter-dan-13-perawat-positif-covid-19-rsud-pangkalpinang-ditutup-ZuTJQWuFAw.jpg

PANGKALPINANG – Pihak Rumah Sakit Daerah Depati Hamza (RSUD DH) Pangkalpinang, menutup pelayanannya, usai satu orang dokter dan 13 perawat terkonfirmasi positif Covid-19. Pelayanan kembali akan dibuka secara bertahap mulai Kamis 10 Desember 2020.

Baca juga:  Meninggal Akibat Covid-19, Pemakaman Cabup Barru Diwarnai Penolakan Keluarga

Direktur RSUD DH Pangkalpinang, dr. Fauzan menjelaskan, penutupan yang dilakukan hari ini berawal dari beberapa pasien yang masuk melalui triase IGD dan Poliklinik Rawat Jalan.

“Sesuai SOP kami lakukan anamnesa pemeriksaan fisik dan peritungan early warning score dan pemeriksaan rapid test dengan hasil non reaktif, akhirnya diputuskan untuk masuk ke ruang perawatan biasa,” kata Fauzan, Rabu (9/12/2020).

Baca juga:  Kisah Petugas KPPS Jemput Bola agar Pasien Covid-19 Bisa Nyoblos

Setelahnya, tutur dia, dilakukan observasi dalam beberapa hari secara klinis dan sejumlah pasien mengarah ke Covid-19. Saat itu pula dilakukan pemindahan dari ruang perawatan biasa ke ruang perawatan isolasi Covid 19.

“Setelah itu kami lakukan swab dan beberapa pasien itu terkonfirmasi positif. Kemudian tracing dan skrining dilanjutkan pada seluruh nakes yang kontak dengan beberapa pasien tersebut,” ujarnya.

“Dari sampel hasilnya satu orang dokter dan 13 orang perawat dari dua ruang perawatan terkonfirmasi positif Covid-19, berdasarkan hasil pemeriksaan TCM RSUD depati hamzah dan Labkesda Provinsi pukul 00.00 WIB,” katanya.

 

Menurutnya, saat ini sedang dilaksanakan pemeriksaan swab kepada nakes yang kontak dengan nakes yang terkonfirmasi.

“Penutupan ini hanya sementara untuk dekontaminasi seluruh ruangan dan pemetaan kekuatan nakes yang dimiliki RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr. Masagus Hakim, menambahkan, pelayanan akan kembali dibuka.

“Penutupan dilakukan diruang rawat inap bedah akasia, dikarenakan ada sembilan perawat yang positif Covid-19. Untuk UGD akan dibuka kembali pada hari kamis dengan bantuan tenaga dokter dari puskesmas. Untuk poli rawat jalan akan dibuka kembali pada hari Senin, dikarenakan akan dilakukan screening kepada seluruh tenaga medis,” katanya.

1
2

  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Pandemi Covid-19
  • #Virus Corona
  • #RSUD DH Pangkalpinang
  • #Direktur RSUD DH Pangkalpinang
  • #Covid-19

Close