XTC dan Moonraker Terlibat Bentrokan Berdarah di Bandung Barat, Ini Sikap XTC Indonesia

XTC dan Moonraker Terlibat Bentrokan Berdarah di Bandung Barat, Ini Sikap XTC Indonesia

CIMAHI – Bentrokan berdarah dua kelompok bermotor XTC dan Moonraker di Jalan Raya Padalarang-Purwakarta, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Minggu (28/2/2021) sore, menimbulkan satu orang tewas . Pasca peristiwa itu, Polres Cimahi, telah menetapkan lima tersangka.

Baca juga: Terbukti Terlibat dalam Insiden Berdarah Minggu Sore, 5 Anggota Geng Motor Jadi Tersangka

Terkait insiden tersebut, Ketua Umum XTC Indonesia Donny Akbar dan Sekretaris Umum XTC Indonesia Hendra Ferdana memberikan pernyataan resmi. Intinya, DPP XTC Indonesia sangat prihatin, menyesalkan, dan tak mengingingkan bentrokan itu terjadi.

Baca Juga:
  • Serang Patroli Polisi dengan Sajam, Geng Motor Tasikmalaya Dilumpuhkan
  • Polisi Tangkap 9 Pentolan Aksi Tawuran di Makassar

“Sehubungan dengan adanya kejadian bentrokan antara XTC dengan Moonraker yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat pada Minggu tanggal 28 Februari 2021. Menurut informasi yang kami terima, kejadian tersebut bermula ketika pengurus dan anggota DPC XTC Indonesia Kabupaten Bandung Barat sepulang dari kegiatan silaturahmi di Cirata,” kata Donny Akbar.

Baca juga: Hamil 7 Bulan, PSK Muda dan Cantik di Tasikmalaya Nekat Beri Layanan Seks

Dalam perjalanan kembali dari kegiatan, ujar Donny, rombongan XTC Indonesia KBB terprovokasi dengan serangan , pelemparan batu, botol, besi dan balok kayu yang dilakukan oleh oknum–oknum anggota Moonraker di daerah Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat, KBB. “Seperti yang telah diketahui bersama dengan adanya video amatir yang terekam dan sedang viral di masyarakat,” ujar Donny.

Karena itu, XTC Indonesia menyampaikan pernyataan kepada masyarakat sebagai berikut, XTC Indonesia turut prihatin dan menyesalkan dengan adanya kejadian bentrokan ini, yang telah menimbulkan korban dan banyak kerugian dari kedua belah pihak.

Close