RABAT – Sejumlah warga Maroko di ibu kota, Rabat, menolak menyewakan properti mereka kepada Kuasa Usaha Israel , David Govrin.

“Penolakan itu memaksa Govrin tinggal di hotel sejak pengangkatannya di negara itu,” ungkap laporan kantor berita Anadolu.

Situs website Moroccan Assahifa mengatakan perusahaan yang bertugas menyewakan tempat tinggal untuk Govrin telah menemukan tempat yang sesuai untuknya di kompleks perumahan di daerah Zaer Road yang bergengsi di Rabat, tetapi pemilik apartemen dengan tegas menolak menyewakannya kepada diplomat Israel segera setelah mereka mengetahui identitasnya.

Baca Juga:
  • Setelah Perang Berdarah 11 Hari, Hamas Ajak Israel Tukar Tawanan
  • Bennett, Calon PM Israel Pengganti Netanyahu yang Sebut Tak Ada Negara Palestina

Baca juga: Posting Video Percakapannya dengan Perempuan Iran, Pria China Ditangkap

Menurut sumber yang sama, para pemilik apartemen tempat tinggal lain di daerah yang sama juga menolak menyewakan properti mereka kepada Govrin.

Baca juga: Peningkatan Produksi Minyak di Iran Perkuat Keamanan dan Kekuatan Politik

Para pemilik apartemen itu lebih memilih menjauhkan diri dari kontroversi dan tekanan keamanan yang diperkirakan terjadi pada para tetangga jika mereka setuju menyewakan properti kepada Govrin.

Baca juga: Iran Akui Pembicaraan dengan Arab Saudi Masih Berlangsung

Januari lalu, Israel menunjuk mantan Duta Besar untuk Kairo, Govrin, sebagai kuasa usaha di Maroko setelah 20 tahun hubungan buruk antara kedua negara.

Rabat setuju membangun kembali hubungan dengan Israel sebagai imbalan atas pengakuan AS atas kedaulatannya atas Sahara Barat.

(sya)