JAKARTA – Tim Indonesian Racing berhasil membuat kejutan yang tidak terduga pada balap motor Grand Prix musim ini. Berangkat dari tim yang tidak diperhitungkan, secara perlahan mereka telah berubah menjadi kuda hitam yang bisa mengancam posisi semua tim favorit diatasnya.

Baca Juga: Valentino Rossi Bersyukur Tetap Dapat Dukungan di Masa Sulit

Kejutaan ini terjadi saat menyelesaikan balapan GP Spanyol di Jerez, pekan lalu. Tim Indonesian Racing berhasil mencatat sejarah meraih podium, baik di ajang balap Moto2 dan Moto3 serta posisi enam besar di MotoGP dan MotoE. Ternyata secara tim, Indonesian Racing juga sukses mendekati posisi Tim Petronas Malaysia di peringkat tim MotoGP .

Saat ini, Petronas Yamaha SRT berada di posisi ke 6 klasemen sementara tim MotoGP 2021. Sebaliknya Tim Indonesian Racing bersama Aprilia Racing Team Gresini, sampai seri balap ke 4 di Jerez, Indonesian Racing berada di posisi 7.

Bila di kelas MotoGP Tim Petronas SRT unggul satu posisi di atas Tim Indonesian Racing , di kelas Moto2 dan Moto3, Indonesian Racing meraih posisi tim di atas Petronas. Di kedua kelas ini, Petronas sementara ini tidak mampu melawan kecepatan seluruh pembalap Indonesian Racing.

Baca Juga:
  • Belum Pernah Menang, Joan Mir Kalkulasi Peluangnya Pertahankan Gelar MotoGP
  • Lewis Hamilton Kuasai Latihan Bebas Kedua GP Spanyol 2021
  • Sepanjang Ramadhan, IKA UNJ Bagikan Santunan untuk Dhuafa Yatim

Untuk kelas Moto2, Indonesian Racing bersama Federal Oil Gresini Moto2, berada ada di posisi tim ke 4, di atas posisi Tim Petronas Sprinta Racing di posisi ke 6. Sedangkan kelas Moto3, Indonesian Racing Gresini Moto3 berada di posisi ke-6, di atas posisi Tim Petronas Sprinta Racing, yang berada di posisi ke-8.

Dengan capaian ini, tidak hanya publik yang kaget dengan prestasi Indonesian Racing Team ini. Namun, Principal Indonesian Racing Team Rocky Soerapoetra juga terkejut dengan kinerja tim balap Indonesian Racing yang lebih baik dari perkiraan awal.

“Sejak awal, kami yakin bahwa Tim akan bisa meraih podium, namun tidak secepat ini. Perkiraan kami, podium bisa didapat sekitar 3 – 6 bulan setelah musim balap dimulai” kata Rocky.

“Ternyata podium bisa didapat lebih cepat dari perkiraan kami. Ini benar-benar hasil yang luar biasa menyenangkan bagi Tim, khususnya bagi Bangsa Indonesia yang baru pertama kalinya terjun dalam event balap kelas dunia ini,” lanjutnya.

Keberhasilan Indonesian Racing sampai ke posisi saat ini, menurut Rocky tidak lepas dari kerjasama yang baik antara Indonesian Racing dengan Gresini. “Contohnya dalam pemilihan pembalap untuk seri balap tahun 2021 ini, semua masukan dari Indonesian Racing ternyata klop dengan pemikiran Gresini” jelas Rocky. “Kita lihat saat ini hasilnya cukup memuaskan semua pihak” sambungnya.

Rocky juga memuji pembalap-pembalapnya yang luar biasa dalam musim awal balap ini. Menurutnya, keberhasilan ini tak lepas dari semangat pembalapnya yang membalap dengan sangat baik.

“Ini ditunjukan dengan crash yang beberapa kali dialami oleh pembalap-pembalap kami, dimana crash ini akibat semangat yang tinggi bisa memenangi kompetisi di berbagai kelas di balap ini. Mereka berjuang untuk memenangkan balap dengan segala resiko yang dihadapi,” kata Rocky.

Menurut Rocky, seri balap kedepan masih panjang, karena baru berhalan 4 seri di musim ini. Masih banyak kemungkinan yang akan terjadi. Namun dengan kinerja yang baik sampai saat ini, dua yakin Indonesian Racing bisa mendapat hasil yang lebih baik dari yang diperkirakan di awal balapan.

Rocky mengharapkan doa dan dukungan Rakyat Indonesia untuk terus diberikan kepada Indonesian Racing agar mampu mengalahkan tim balap elite lainnya di MotoGP ini. Rocky juga ingin Bangsa Indonesia bangga memiliki tim balap kelas dunia yang berprestasi di ajang balap MotoGP ini.

Baca Juga: Ambisi Duo Ferrari di F1 GP Spanyol 2021: Leclerc Nafsu Asapi McLaren

“Semoga dalam seri balap mendatang di Le Mans, Perancis, Tim Indonesian Racing Kembali bisa menorehkan prestasi yang baik” ungkap Rocky.

(mirz)