LONDONFormula 1 (F1) musim ini menerapkan sistem baru untuk sesi kualifikasi. F1 mengadopsi sistem baru Sprint Qualifying . Sistem tersebut akan diterapkan pada tiga seri balapan di F1 2021.

Bagaimana penerapan sprint qualifying? Pada sprint qualifying, pembalap akan menempuh jarak 100 kilometer (km) tanpa diperbolehkan masuk pit stop untuk mengganti ban.

Baca juga: Ajang Pembuktian Marquez dan Rossi di MotoGP 2021 Bisa Disimak di News RCTI+

Sesi ini akan dipakai untuk menentukan posisi start saat lomba. Tiga pembalap teratas nantinya diberi poin ekstra, tiga untuk pole sitter, dan seterusnya.

Sprint qualifying mirip dengan lomba, tetapi dengan jarak tempuh hanya 100 km. Para pembalap diizinkan saling menyalip demi mendapat posisi terbaik. Sistem ini dipakai pada ajang balapan F2 dan F3 dengan nama Sprint Race.

Baca Juga:
  • Hamilton Akui Verstappen Tampil Lebih Solid di Seri Kedua F1 2021
  • Hamilton Senang Dapat Ancaman Duo Red Bull di GP Emilia Romagna 2021
  • Waktu Itu!

Baca juga: KTM Enggan Rekrut Andrea Dovizioso, Ini Alasannya

Selama ini, format pekan balapan F1 selalu diisi tiga sesi latihan bebas (FP) dan tiga babak kualifikasi (Q1-Q3). Sistem tersebut sudah rutin dipakai sejak 2006. F1 sempat memodifikasi sistem kualifikasi pada beberapa seri awal 2016, tetapi kemudian dikembalikan seperti sebelumnya.

Tiga sesi latihan bebas masing-masing digelar selama 60 menit. Biasanya, dua sesi latihan bebas digelar pada Jumat dan satu lagi pada Sabtu pagi jelang kualifikasi. Format itu sedikit berbeda pada GP Monaco di mana dua sesi latihan bebas dilangsungkan pada Kamis dan satu lagi pada Sabtu pagi.

Baca juga: Morbidelli Tetap Percaya Rossi Bisa Akhiri Puasa Kemenangan

Sesi kualifikasi sendiri selalu digelar pada Sabtu untuk menentukan posisi start pada balapan yang berlangsung Minggu. Sesi ini terbagi dalam tiga ronde, di mana dalam setiap ronde, setidaknya ada lima pembalap yang tersisih.

Pada Q1, pembalap di posisi 16-20 akan tersisih. Selanjutnya pada Q2, giliran pembalap di posisi 11-15 yang tidak diperkenankan mengikuti babak ketiga. Nah, di babak ketiga, sebanyak 10 pembalap akan memperebutkan posisi terdepan.

Dengan adopsi sistem Sprint Qualifying, format pekan balapan juga sedikit berubah. Sesi latihan bebas hanya akan digelar dua kali, masing-masing satu pada Jumat dan satu kali pada Sabtu. Tiga ronde kualifikasi dipindah menjadi Jumat siang/sore, setelah FP1.

Hasil tiga ronde kualifikasi nantinya akan dipakai menentukan posisi start pada sprint qualifying. Sebelum sprint qualifying, setiap pembalap mengikuti sesi latihan bebas dua selama 60 menit.