Sempat Bungkam, UEA Sebut Putri Penguasa Dubai ‘Aman di Rumah’

Sempat Bungkam, UEA Sebut Putri Penguasa Dubai Aman di Rumah

DUBAI Uni Emirat Arab (UEA) akhirnya buka suara terkait nasib Sheikha Latifa, salah satu putri penguasa Dubai, yang sebelumnya dilaporkan di tahan. UEA mengatakan bahwa Putri Latifa sedang dirawat di rumah, ketika pengawas hak asasi manusia PBB meminta negara itu memberikan bukti bahwa ia masih hidup.

“Keluarganya telah mengkonfirmasi bahwa Yang Mulia dirawat di rumah, didukung oleh keluarga dan profesional medisnya,” kata kedutaan UEA di London dalam sebuah pernyataan.

“Dia terus membaik dan kami berharap dia akan kembali ke kehidupan publik pada waktu yang tepat,” kata pernyataan itu, yang disampaikan kepada Reuters, Sabtu (20/2/2021) oleh Kementerian Luar Negeri UEA.

Baca Juga:
  • Normalisasi Hubungan dengan Israel, UEA Potong Bantuan untuk Palestina
  • UEA Yakin Berhasil Borong 50 Jet F-35 AS setelah Peninjauan Biden

Pernyataan itu juga mengatakan bahwa liputan media tidak mencerminkan posisi sebenarnya dari Latifa.

Nasib Latifa (35) dan hubungannya yang memanas dengan ayahnya, Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum, telah memberikan sorotan baru pada urusan keluarga penguasa Dubai dan kampanye internasional untuk membebaskan putrinya.

Sebelumnya pada hari Jumat di Jenewa, Swiss, juru bicara Kantor Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia, Liz Throssell, mengatakan badan PBB itu telah menyampaikan keprihatinannya tentang situasi sehubungan dengan bukti video terkait Putri Latifa yang meresahkan.

Baca juga: Meresahkan, Inggris Minta Bukti Putri Penguasa Dubai Masih Hidup

Close