Rentan Terpapar dan Tidak Kebal Covid-19, Advokat juga Perlu Vaksin

JAKARTA – Pengacara kondang sekaligus Vice Presiden Kongres Advokat Indonesia Henry Indraguna meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk memperhatikan nasib para advokat dari ancaman Covid-19.

Politikus yang juga penasihat ahli Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya (Golkar) yang tergabung di Lembaga Komunikasi dan Informasi (LKI) itu minta pemerintah memprioritaskan vaksinasi Covid-19 kepada para advokat.

Henry mengatakan, advokat sebagai salah satu garda terdepan dalam layanan hukum banyak berinteraksi dengan orang. Advokat yang sangat diharapan membantu masyarakat dalam mencari keadilan di dalam hukum, tentunya rentan terpapar Covid-19.

“Kami tidak kebal terhadap virus Covid-19, Advokat pun perlu juga mendapatkan prioritas vaksinasi,” ujar Henry, Jumat (5/3/2021). Baca juga: Jokowi: 4,6 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba Bulan Ini

Baca Juga:
  • Update Vaksinasi 4 Maret: 2.286.123 Orang Telah Divaksinasi COVID-19 di Tanah Air
  • Otoritas UE Mulai Pelajari Vaksin Covid-19 Buatan Rusia

Untuk itu, Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM Kosgoro 1957 ini menyampaikan keinginannya agar para advokat juga mendapat prioritasdalam program vaksinasi Covid-19. Sebab para advokat banyak bertemu dengan orang saat persidangan, serta mempunyai aktivitas tinggi sehingga sangat berisiko terpapar Covid-19.

“Advokat juga memberikan pengaruh sangat besar terhadap masyarakat di dunia hukum. Kita ini dituntut maksimal untuk dapat membela dan mendampingi para pencari keadilan,” papar Henry.

“Sebagai bentuk antisipasi, pemerintah diharapkan memprioritaskan advokat yang jumlahnya pun tidak terlalu banyak. Untuk pelaksanaan vaksinasi, advokat akan mengikuti pemerintah, apakah vaksinasi melalui perhimpunan advokat atau di rumah sakit,” tuturnya.

Baca juga: Mutasi Baru Covid-19 Masuk Indonesia, Jokowi: Tak Perlu Khawatir

Menurut Henry, tingkat penyebaran Covid-19 masih tinggi bagi seseorang yang mempunyai aktivitas yang sangat mobile. Maka itu, ia pun berharap pemerintah dapat melindungi para advokat dari kemungkinan terinfeksi virus Corona di masa pandemi.

“Vaksinasi bagi para advokat akan memberikan rasa aman ketika menjalankan pekerjaanya,” jelasnya.

Henry pun mendorong pemerintah dalam melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di tingkat desa hingga RT untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, dan mendorong juga untuk tetap meningkatkan 3 T (Testing, Tracking, Treatment), agar pandemi segera berakhir.

“Diharapkan dengan vaksinasi Covid-19, penyebaran virus ini bisa diatasi secara tuntas dan kehidupan akan berjalan normal kembali,” pungkas Henry.

(thm)

Close