PARIS – Seorang polisi wanita ditikam hingga tewas dalam serangan pisau di satu kantor polisi di Rambouillet, barat daya Paris .

Polisi wanita berumur 48 tahun itu bertugas administrasi dan tak bersenjata saat ditikam di bagian leher.

Penyerang berusia 36 tahun, yang dilaporkan datang ke Prancis dari Tunisia beberapa tahun lalu itu ditembak dan kemudian meninggal di rumah sakit.

Baca juga: Pentagon Ikut Sedih, Kirim Aset Udara Cari Kapal Selam KRI Nanggala-402

Jaksa anti-teror telah mengambil alih penyelidikan, dan pembunuhan itu diperlakukan sebagai kemungkinan serangan teroris.

Baca Juga:
  • Maling Laptop, Bule Perancis di Bali Diburu Polisi
  • Parlemen Pakistan Bahas Keputusan Terkait Pengusiran Dubes Prancis
  • Menengok Tenda Masjid At-Tabayyun Kompleks TVM, Gelar Salat Jumat Perdana Jamaah Terlihat Khusyuk

Baca juga: 77 Narapidana di Penjara Iowa Overdosis Vaksin COVID-19 Pfizer

Penikaman terjadi di pintu masuk ke kantor polisi pada Jumat (23/4) sore ketika pekerja tersebut kembali dari istirahatnya pada pukul 14:20.

Baca juga: Pentagon Ikut Sedih, Kirim Aset Udara Cari Kapal Selam KRI Nanggala-402

Saksi mata mengatakan pria pelaku itu terlihat berjalan-jalan saat menggunakan ponselnya di luar kantor polisi dan memanfaatkan kesempatannya untuk masuk saat wanita itu melewati pintu keamanan.

Dia menerjang petugas dan para polisi lainnya lalu menembaki pelaku penyerangan.

Perdana Menteri (PM) Prancis Jean Castex dan Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin langsung datang ke tempat kejadian, di daerah Yvelines di sebelah barat ibu kota.

“Republik telah kehilangan salah satu pahlawan sehari-harinya dalam tindakan biadab dan pengecut yang tidak terbatas,” tweet Castex.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan rumor. Para pejabat mengatakan pria itu tidak dikenal oleh dinas intelijen.

Serangan itu telah menghidupkan kembali ingatan akan serangan sebelumnya di wilayah Yvelines.

Lima tahun lalu, dua petugas polisi ditikam hingga tewas di rumah mereka, dan tahun lalu seorang guru dipenggal di dekat sekolahnya di Conflans Saint-Honorine, barat laut Paris.

(sya)