Pemkot Jakarta Utara Janji Hadirkan Kesetaraan bagi Disabilitas

Pemkot Jakarta Utara Janji Hadirkan Kesetaraan bagi Disabilitas

JAKARTAPemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara berkolaborasi dengan Forum Bersama Kemanusiaan dan Disabilitas Jakarta Utara (FBKD-JU) menggelar Webinar Forum Group Discussion (FGD) dalam memperingati Hari Disabilitas Internasional 2020.

Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan, webinar Forum Group Discussion ini digelar sebagai kepedulian sekaligus komitmen menghadirkan kesamaan dan kesetaraan hak bagi disabilitas.

“Kita berkolaborasi dengan penggiat disabilitas Jakarta utara melaksanakan webinar FGD. Bagaimana kita semakin peduli, semakin berkomitmen untuk bisa menghadirkan kesamaan dan kesetaraan bagi disabilitas,” kata Sigit, Kamis (3/12/2020). (Baca juga: Menaker Minta BLK Fasilitasi Pelatihan Berkualitas Bagi Penyandang Disabilitas)

Dijelaskan Sigit, hasil webinar FDG akan menjadi bahan masukan yang sangat penting bagi pemerintah dalam membangun konseptual atau rencana dalam upaya pemenuhan serta menjamin hak disabilitas terpenuhi dan terlayani dengan baik.

Baca Juga:
  • Syarat Sertifikasi, 152 Petugas PPSU di Cilincing Ikuti Rapid Test
  • Dalam Setahun, Pemkot Jakut Mengklaim Perbaiki 6.671 Jalan Rusak

Pemenuhan tersebut di antaranya berupa penyediaan fasilitas disabilitas untuk dapat menjangkau pusat pelayanan pemerintah, keterbukaan lapangan pekerjaan, hingga pemerataan hak pendidikan.

“Termasuk juga bagaimana kita mengajak komunitas disabilitas untuk bisa memberikan kontribusi nyata dalam membangun Kota Jakarta Utara yang lebih modern dan maju, serta kota yang berkeadilan untuk semua,” kata Sigit. (Baca juga: Jokowi: Tak Ada Artinya Regulasi untuk Disabilitas jika Tanpa Implementasi)

Sementara itu, panitia webinar Forum Group Discussion (FGD) Anita Yulianti menerangkan, kegiatan ini diikuti sebanyak 95 peserta secara daring dan 20 peserta yang hadir langsung.

“Diharapkan dapat menyamakan persepsi untuk bergerak bersama bagi disabilitas ke depannya. Yang terpenting bagaimana kita memacu semangat seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama bagi disabilitas,” katanya.

(abd)

Close