JAKARTA – Kota Administrasi Jakarta Pusat akan membangun embung atau kolam kolakan untuk tahap 2 di Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran. Di lokasi embung juga akan dibangun area interaksi publik.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Kota Administrasi Jakarta Pusat Bakwan Ferizan Ginting bersama jajaran terkait sudah melaksanakan pematokan serta pengukuran lahan di Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran.

Menurut Bakwan, pembangunan embung tahap 2 ini bertujuan untuk mengantisipasi dampak luapan air yang kerap terjadi di Jalan Letjen Suprapto dan sekitarnya.

Baca juga: Bangun Embung di Jalan Letjen Suprapto, Plh Wali Kota Jakpus Yakin Atasi Genangan

Baca Juga:
  • Ambil Sampel, Sudin KPKP Pastikan Bahan Pangan di Pasar Johar Baru Aman
  • Atasi Kemacetan, Pemkot Jakpus Bakal Tata Kawasan Pasar Tasik
  • Tanggul Darurat Sungai Citarum Ambles 60 Sentimeter

“Untuk tahap 1 yang berlokasi dilahan Fasos-Fasum seluas 1.000 meter persegi sudah memasuki sekitar 50 persen pembangunan, kita akan terus mengupayakan agar cepat selesai,” kata Ferizan di Jakarta, Kamis (1/4/2021).

Untuk embung tahap kedua ini akan dibangun dilahan tidur seluas 4.000 meter persegi. “Tadi kita sudah melakukan peninjauan bersama tim dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Nantinya akan ada kesinambungan luas lahan yang akan dibangun antara embung dan area interaksi publik, agar proporsional,” bebernya.

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Pemkot Jakarta Pusat Upayakan Zero Genangan

Dalam pengerjaan embung tahap kedua ini melibatkan Suku Dinas (Sudin) Sumber Daya Air (SDA) serta Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Administrasi Jakarta Pusat.

“Target kita bulan September tahun ini, kesemua embung yang ada di Jalan Letjen Suprapto akan selesai pembangunannya,” tutupnya.

(thm)