Pemain Basaksehir Konon Diperintah Erdogan untuk Tinggalkan Lapangan

Pemain Basaksehir Konon Diperintah Erdogan untuk Tinggalkan Lapangan

PARIS – Teka-teki mengapa duel Istanbul Basaksehir kontra Paris Saint Germain (PSG) di Liga Champions sampai ditinggalkan akhirnya terkuak. Disebutkan setelah terjadi insiden rasis, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memerintahkan armada Okan Buruk untuk tidak kembali ke lapangan.

(Terkait Insiden PSG vs Basaksehir, Coltescu Tegaskan Tidak Pernah Lakukan Rasisme)

Jurnalis Sky Sport Italia, Alessandro Alciato melaporkan pertandingan antara PSG dan Basaksehir yang berlangsung di Parc des Princes tidak dilanjutkan dan ditinggalkan setelah adanya panggilan telepon dari Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Laporan tersebut mengungkapkan seorang pemain Basaksehir pergi kepada skuad PSG untuk mengatakan bahwa orang nomor satu di Turki telah memerintahkan mereka untuk tidak kembali ke lapangan.

Baca Juga:
  • Penyesalan Inzaghi Setelah Lazio Lolos 16 Besar Liga Champions
  • Erdogan Kecam Tindakan Rasis, Menpora Prancis: Salut dengan Sikap dan Solidaritas Pemain

Ini terjadi setelah offisial keempat Sebastian Coltescu dilaporkan menyebut asisten Basaksehir, Pierre Webo ‘pria kulit hitam ini’. Basaksehir menuding Coltescu menggunakan bahasa itu untuk merujuk kepada Webo.

Webo juga merasa Coltescu telah melakukan rasisme sebelum mendapat kartu merah. Situasi saat itu makin panas karena Demba Ba ikut bereaksi. Dia kesal dengan kalimat yang digunakan untuk mengidentifikasikan Webo.

(Mantan Pelatih Meninggal Dunia, Lionel Messi Ucapkan Terima Kasih)

“Anda tidak pernah mengatakan ‘pria kulit putih ini’, Anda mengatakan ‘pria ini’, jadi mengapa ketika Anda menyebutkan … dengarkan saya … jadi mengapa ketika Anda menyebut pria kulit hitam, Anda harus mengatakan ‘orang kulit hitam ini?” ucap Demba Ba saat itu, dilansir skysport.

(mirz)

Close