PASURUAN – Kobaran api menyala hebat dan meluluhlantakkkan pabrik bak mandi impor atau bath up di Desa Mendalan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan pabrik milik PT Apaiser tersebut.

Baca juga: Enam Gadis Remaja Tewas dalam Kebakaran di Penjara Mesir

Banyaknya bahan yang mudah terbakar, seperti sejumlah bahan sisa produksi, di antaranya triplek, fiber, dan tiner, membuat si jago merah bertambah besar. Sejumlah orang yang berada di lokasi kejadian, hanya bisa pasrah atas kebakaran yang terjadi.

Baca Juga:
  • Kebakaran Hanguskan 5 Ruko dan 6 Rumah Petak di Pekanbaru
  • Diduga Terkait Pemberitaan, Rumah Wartawan Dibakar OTK di Pematangsiantar

Farid, anak pemilik panrik tersebut, mengatakan, diduga titik api berawal dari gudang tengah perusahaan yang kosong, dan langsung menjalar ke material lainnya. ” Kebakaran ini mengakibatkan kerugian hingga Rp100 juta. Di dalam bekas pabrik tersebut, masih banyak bahan yang dapat digunakan, seperti triplek, fiber, dan tiner,” tuturnya.

Baca juga: Residivis Kasus Curanmor Tersungkur Diterjang Timah Panas Tim Elang

Sementara itu Iptu Agus Purnomo, petugas kepolisian dari Polsek Winongan, mengatakan, saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran . “Apakah benar terjadi korsleting listrik, ataukah akibat dari kelalaian manusia, masih kita selidiki,” tuturnya.

Baca juga: KKB Tembak Mati Warga Sipil, 2 Kompi Yonif Raider Khusus 762 Dikerahkan ke Daerah Rawan

Api dapat dipadamkan setelah didatangkan mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Pasuruan, dan Pemkot Pasuruan. Petugas kebakaran membutuhkan waktu tiga jam untuk memadamkan kobaran api . Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, karena kondisi pabrik kosong setelah tak berproduksi. Pabrik bak mandi ini, sebelumnya pernah terbakar beberapa tahun lalu.

(eyt)