Mau Buka Bisnis di Luar Negeri, Perhatikan Beberapa Hal Ini

Mau Buka Bisnis di Luar Negeri, Perhatikan Beberapa Hal Ini

JAKARTA – Inovasi dan kreativitas tentu sangat diperlukan untuk mengembangkan usaha. Berbagai tantangan dan peluang datang silih berganti mematangkan strategi bisnis. Apalagi di era persaingan global seperti sekarang, bisnis yang dijalankan tak terbatas ruang dan waktu, seperti bisnis di luar negeri.

Perencana Keuangan Eko Endarto mengatakan, kemudahan teknologi saat ini, bukan hal yang mustahil untuk memiliki toko cabang ataupun membuka bisnis baru di luar negeri. “Kita hanya perlu mengetahui strategi yang tepat,” kata Eko saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Minggu (25/10/2020).

(Baca Juga: Sandiaga Uno Ungkap Peluang yang Akan Tren ke Depan)

Salah satunya adalah kenali potensi pasar seperti dengan melakukan riset terlebih dahulu mengenai segala hal yang berkaitan dengan negara yang menjadi sasaran penjualan. “Ketahuilah seperti apa budaya yang ada di sana, apa produk atau kegiatan yang sedang tren, dan kira-kira peluang apa yang bisa dibuka,” paparnya.

Baca Juga:
  • 3 Cara Bikin Bisnis Makanan Kuat Hadapi Covid-19
  • Tips Bisnis Steak Laku, Langsung dari Pelaku Usaha

Lalu, buat citra atau branding yang bagus agar membuka bisnis di dalam negeri. Salah satunya membutuhkan sarana promosi lebih gencar saat akan mengembangkan bisnis di luar negeri. Citra yang bagus saat masih di dalam negeri akan sangat membantu mendongkrak promosi selanjutnya

“Hal ini tentunya dapat diraih dengan cara bersikap profesional dan selalu memberikan yang terbaik kepada pelanggan,” terangnya.

(Baca Juga: Cari Modal Bisnis Makin Gampang di Era Digital, Pahami Karakteristik dan Syaratnya)

Selain itu buat kerja sama yang kuat dengan mitra di luar negeri. Ini adalah salah satu hal penting untuk membuka bisnis di luar negeri. Untuk keperluan promosi, mungkin akan membutuhkan bantuan pihak lain yang ada di sana.

“Maka membangun koneksi atau kerja sama dengan mitra lain perlu diperhatikan. Beberapa cara bisa dilakukan, misalnya saja mengikuti pameran atau bergabung dengan komunitas pengusaha,” tandasnya.

(akr)

Close