Malam Tahun Baru Masih Terdengar Suara Kembang Api, Ini Kata Kabid Humas Polda Metro

Malam Tahun Baru Masih Terdengar Suara Kembang Api, Ini Kata Kabid Humas Polda Metro

JAKARTA – Perayaan malam Tahun Baru 2021 di Jakarta berjalan aman dan terkendali. Akan tetapi, masih saja suara kembang api terdengar di langit Ibu Kota.

Menanggapi itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kepolisian telah melakukan berbagai imbauan kepada masyarakat agar tidak menyalakan kembang. Bahkan, untuk menyudahi hal-hal seperti itu, pihaknya telah melakukan penegakkan.

“Ya ini itu salah satunya bentuknya. Ini beberapa tempat kita lakukan sudah kita imbau dan langsung melakukan penegakan hukum. Termasuk kalau ada bunyi seperti ini kita lakukan penegakan, akan cepat kita,” kata Yusri di Jakarta, Kamis (31/12/2020) malam.

Dia menuturkan, telah menempatkan aparat gabungan TNI-Polri di beberapa wilayah untuk melakukan penegakan hukum. Menurutnya, menyalakan kembang api ditakutkan dapat menimbulkan kerumunan massa.

Baca Juga:
  • PLN UP3 Cikarang Terjunkan 34 Tim Amankan Kelistrikan di Malam Tahun Baru 2021
  • Enggak Usah Bingung, Malam Tahun Baru Nonton 5 Film Ini Saja

“Tim Polsek, Polres, Koramil, Kodim akan cepat menaldatangi dan cepat kita tutup. Karena biasanya ini menimbulkan suatu kerumunan lagi nantinya,” ungkapnya. (Baca: Keliling Jakarta, Kapolda Metro Pastikan Tidak Ada Kerumunan Warga di Malam Tahun Baru 2021)

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran telah memimpin apel kesiapan personel dalam rangka pengamanan malam pergantian tahun di DKI Jakarta. Apel ini dilakukan untuk memastikan tidak ada perayaan di tengah pandemi Covid-19.

Fadil menyebut sebanyak 5.800 personel gabungan diterjunkan ke lokasi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, terdapat personel cadangan yang disiagakan yakni 3 batalyon personel dari Kodam Jaya dan 7 SSK (Satuan Setingkat Kompi) Brimob Polri. Di samping itu, dia meminta kepada Tim Pemburu Covid-19 untuk tidak segan-segan dalam menindak para pelanggar protokol kesehatan Covid-19 jika tidak mau ditindak

(hab)

Close