YOGYAKARTA Gunung Merapi terus mengeluarkan awan panas guguran dan lava pijar . Malam ini (Kamis 29/4/2021), semburan awan panas kembali terjadi dengan jarak luncur mencapai 2 km.

Kepala Balai Penyelidikan dan pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi ( BPPTKG ) Hanik Humaida mengatakan, awan panas guguran terjadi pada pukul 21.12 WIB. Awan panas ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 34 mm dan durasi 120 detik.

Baca juga: Pengemudi Truk Boks Tewas Usai Menabrak Bodi Truk di Tanjakan Kebohan

“Jarak luncur awan panas ini sejauh 2.000 meter arah barat daya,” terangnya di Yogyakarta, Kamis (29/4/2021) malam.

Dia menjelaskan, luncuran awan panas ini, masih belum merubah status Merapi. Hal ini lantaran jarak luncur masih sesuai dengan prediksi BPPTKG dan belum membahayakan aktivitas warga masyarakat.

Baca Juga:
  • PIC Partai Ummat se-Indonesia Bakal Kumpul di Yogyakarta
  • Wedus Gembel Menyembur Dari Kawah Merapi, Meluncur ke Barat Daya Sejauh 1,3 Km
  • Nuzulul Quran, Bima Arya: Semua Jawaban dari Masalah Kehidupan Ada dalam Alquran

Baca juga: Merapi Semburkan Awan Panas Sejauh 2 Km, Cepogo Hujan Abu

“Jadi untuk merubah status, didasarkan pada bahaya dan tidaknya terhadap aktivitas warga.Nah jarak luncur masih aman,” tukasnya.

Namun demikian, dia meminta warga waspada namun tetap tenang. “Status Merapi masih siaga atau level III. Jarak aman berada lebih dari 5 km dari puncak, ” tandasnya.

(nic)