Lorenzo si Keras Kepala yang Tak Sehebat Rossi

Lorenzo si Keras Kepala yang Tak Sehebat Rossi

CALIFORNIA Valentino Rossi atau Jorge Lorenzo , siapa yang lebih bertalenta? Mantan juara Kenny Roberts tidak pernah ragu tentang kehebatan pembalap asal Italia bahkan sebelum X-Fuera melakukan debut MotoGP.

Sembilan musim bersama Yamaha di kelas premier dan tiga gelar dunia, Kenny Roberts sangat mengenal lingkungan tim Yamaha dan bisa mencium bakat sang juara. Ia berkali-kali mencoba membuat perbandingan antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, sembilan kejuaraan dunia melawan lima.

Berbicara mengenai perbandingan, Rossi di atas kertas lebih diunggulkan ketimbang Lorenzo. Dan, sebagian penggemar MotoGP mungkin sependapat dengan penilaian itu. (Baca juga: Maverick Vinales Frustasi Tak Mampu Bersaing di MotoGP )

Berbanding lurus dengan pandangan penggemar, Roberts mengenang hal-hal penting dalam karier olahraganya. Selama berbicara dengan podcast MotoStarr, ia mengenang ketika Lorenzo mengunjungi rumahnya selmaa 14 hari saat ia masih membalap di kelas 250cc dan hendak masuk ke kelas utama MotoGP bersama Yamaha.

Baca Juga:
  • Marc Marquez Masih Favorit Kampiun MotoGP 2021
  • Bos Petronas Yamaha Minta Morbidelli Tampil Lebih Kompetitif

Roberts tahu sejak awal bahwa Lorenzo tidak akan memiliki bakat alami yang sama seperti Valentino Rossi. Meski telah mengapresiasi cara kerjanya dan konsistensi hasil yang dicapai hingga saat itu. (Baca juga: Doakan Marquez Cepat Pulih, Vinales: Dia Memotivasi Anda untuk Lebih Cepat )

“Lorenzo ada di rumah saya selama 14 hari. Dia tidak terlalu berpengalaman pada awalnya, tapi setelah itu dia hebat. Saya ingat Yamaha menanyakan pendapat saya tentang dia. Saya bilang saya tidak yakin dia punya bakat alami seperti Valentino, tapi dia keras kepala,” kenang Roberts dikutip Corsedimoto, Selasa (5/1/2021).

Sementara itu, Roberts juga memberikan penilaian tentang karier Rossi. Dikatakannya, The Doctor mengalami perbedaan antara kelas 500cc dan MotoGP.

“MotoGP lebih mudah dan lebih rumit pada saat bersamaan. Bukan motor yang lebih mudah untuk dikendarai. Tapi itu lebih mudah karena seseorang menyiapkan helm dan setelan untuk Anda, sementara saya harus melakukan semuanya sendiri (tertawa). Jika ada 20 pembalap dalam satu setengah detik itu tidak mudah. Saya ingat ada perbedaan 7 detik atau lebih di antara kami di kualifikasi. Untuk semua ini, sepeda motor jauh lebih menuntut dari sudut pandang fisik,” pungkas Roberts.

(mirz)

Close