MAGELANG – Sebanyak 3 penambang pasir galian C di Magelang, Jateng tewas setelah tebing setinggi 75 meter longsor.

Sementara itu, 2 warga lainnya mengalami luka dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muntilan.

Salah seorang keluarag penambang pasir harus dibawa pulang setelah pingsan saat mengetahui keluarganya ikut dalam musibah longsor tebing yang menewaskan 3 penambang di Sungai Bebeng, Srumbung, Sabtu (17/4/21).

Kapolsek Srumbung AKP Sumino mengatakan, kelima korban sedang melakukan penambangan pasir secara manual, tiba-tiba tebing setinggi 75 meter longsor dan menimpa korban.

Baca juga: Masjid Cipto Mulyo, Peninggalan Keraton Surakarta yang Usianya Lebih Dari Satu Abad

Baca Juga:
  • Pamit Salat Subuh, Pria di Makassar Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar
  • Nelayan di Babel Kompak Tolak Aktivitas Kapal Isap Produksi
  • 8 Sunnah-sunnah Puasa Ramadhan, Yuk Kita Amalkan!

“Mendapat informasi itu petugas dibantu TNI, warga dan relawan langsung melakukan evakuasi. Namun, 3 korban ditemukan meninggal sedangkan 2 mengalami luka dan sudah dibawa ke rumah sakit,” jelas kapolsek.

Baca juga: Dilarang Mudik, Perantau Mulai Tinggalkan Yogya Menuju Kampung Halaman

Sedangkan 3 korbanmeninggal yakni Sardi warga Dukun, Sujarwo warga Salam, dan Sugeng warga Srumbung. Ketiga dibawa ke kamar kamar jenazah untuk visum dan selanjutnya dimakamkan.

(boy)