Kesulitan Kalahkan Fiorentina, Lukaku Tak Paham Penyakit Inter

Kesulitan Kalahkan Fiorentina, Lukaku Tak Paham Penyakit Inter

FLORENCE – Romelu Lukaku mengaku tidak tahu mengapa Inter Milan kesulitan untuk tetap konsisten sepanjang 90 menit setiap kali bertanding. Sebab, masalah yang sama terjadi lagi saat melawan Fiorentina di babak 16 besar Coppa Italia.

Baca Juga: Nyaris Buang Keunggulan, Inter Tembus Perempat Final Coppa Italia

Inter beruntung bisa menang 2-1 saat bertandang ke Stadio Artemio Franchi. Mereka nyaris membuang keungulan 1-0, dan harus berjuang hingga perpanjangan waktu untuk bisa menyingkirkan Fiorentina dan melaju ke perempat final.

Armada Antonio Conte bisa unggul dulu pada menit ke-40 berkat sepakan Arturo Vidal dari titik putih. Tapi, Fiorentina bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sontekan Christian Kouame menit ke-57.

Baca Juga:
  • Peramal Sebut Duo Milan Bakal Ganggu Dominasi Juventus, Ronaldo Perlu Waspadai Ibra
  • Inter Milan Cuma Pungut Satu Poin di Markas Serigala Roma

Tim tamu baru bisa berkat sundulan Lukaku menjelang akhir perpanjangan waktu babak kedua. Itu berarti I Nerazzurri akan melakoni partai perempat final Coppa Italia melawan AC Milan pada 28 Januari. “Pertandingan itu ada di masa depan, inilah saat ini,” kata Lukaku kepada RAI Sport.

“Kami senang bisa memenangkan pertandingan hari ini melawan tim yang sangat kuat dengan pelatih hebat. Kami menang dan itu penting untuk kepercayaan diri kami dan kami harus terus seperti ini,” lanjutnya.

Pada laga tandang itu, Inter tampak memegang kendali selama babak pertama. Tetapi seperti di laga Serie A pada akhir pekan melawan AS Roma, perferma Ashley Young dkk malah menurun saat babak kedua berlangsung.

“Saya tidak tahu mengapa itu kerap terjadi. Tetapi kami sedang memperbaikinya dan sudah membahasnya setelah melawan Roma. Ini seharusnya tidak terjadi, tetapi kami adalah tim muda, kami belajar dari momen-momen ini dan bekerja keras untuk meningkatkannya, ” ucap Lukaku.

Seperti ucapan Lukaku, penyakit itu harus segera disembuhkan. Sebab, Inter akan menghadapi ujian lebih besar lainnya awal pekan nanti atau Senin (18/1/2021) di Serie A, yakni melawan juara bertahan Juventus di Giuseppe Meazza.

Baca Juga: Mkhitaryan Mengaku Mendapat Kebahagiaan di AS Roma

“Itu akan menjadi pertandingan yang sangat taktis antara dua tim yang melakukan hal-hal hebat musim ini. Kami siap dan harus mempersiapkan dengan baik untuk pertandingan itu,” pungkas mantan penyerang Manchester United (MU) itu.

(mirz)

Close