BALTIMORE – Jumlah orang yang meninggal di penjuru dunia akibat pandemi Covid-19 telah melampaui tiga juta jiwa menurut Universitas Johns Hopkins.

Pencapaian tersebut terjadi sehari setelah kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa dunia mendekati tingkat infeksi tertinggi sejauh ini.

India mengalami gelombang kedua pandemi, mencatat lebih dari 230.000 kasus baru pada Sabtu saja.

Baca juga: Ratu Elizabeth II Duduk Sendirian di Dekat Altar Prosesi Pemakaman

Hampir 140 juta kasus Covid-19 telah tercatat sejak pandemi dimulai.

Baca Juga:
  • Makhluk Campuran Manusia-Monyet Ciptaan Ilmuwan AS Dibiarkan Hidup 20 Hari
  • Kapal Perang AS Batal ke Laut Hitam usai Diperingatkan Rusia, Pentagon Bungkam
  • Mengajak Anak Berlatih dan Belajar Puasa

Baca juga: Pemakaman Pangeran Philip Berlangsung Haru dengan Penghormatan Militer

Kepala WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan kasus dan kematian terus meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan.

Baca juga: Pangeran Charles Berlinang Air Mata Lihat Ribuan Bunga Duka untuk Sang Ayah

Dia menambahkan, “Secara global, jumlah kasus baru per pekan hampir dua kali lipat selama dua bulan terakhir.”

“Amerika Serikat (AS), India, dan Brasil sebagai negara dengan infeksi terbanyak telah menyebabkan lebih dari satu juta kematian di antara mereka,” ungkap Universitas Johns Hopkins.

Pekan lalu rata-rata 12.000 kematian per hari dilaporkan di penjuru dunia, menurut kantor berita AFP.

Namun, angka resmi di penjuru dunia mungkin tidak sepenuhnya mencerminkan angka sebenarnya di banyak negara.

Hingga beberapa pekan yang lalu, India tampaknya memiliki pandemi yang relatif terkendali.

Kasus telah di bawah 20.000 sehari selama sebagian besar Januari dan Februari, angka yang rendah di negara berpenduduk lebih dari 1,3 miliar orang.

Tetapi kemudian infeksi mulai meningkat dengan cepat. Pada Sabtu mencatat rekor untuk hari ketiga berturut-turut, dengan lebih dari 234.000 kasus dilaporkan.

(sya)