TEHERANIran telah membuat 55 kg uranium yang diperkaya hingga 20%. Ini menunjukkan produksi yang lebih cepat daripada tingkat 10 kg per bulan yang disyaratkan undang-undang Iran yang menciptakan proses itu pada Januari.

Pengumuman itu terjadi sehari setelah Teheran dan Washington mengadakan apa yang mereka gambarkan sebagai pembicaraan tidak langsung yang “konstruktif” di Wina pada Selasa (6/4).

Pembicaraan itu bertujuan menemukan cara untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan dunia.

Baca juga: Israel Kantongi Target Serangan di Iran

Baca Juga:
  • Hizbullah Lebanon Hendak Buka Kantor Perwakilan di Rusia
  • AS Bantah Terlibat Dalam Penyerangan Kapal Kargo Iran
  • Iran Tengah Selidiki Serangan Terhadap Kapal Kargo Mereka

Parlemen Iran mengeluarkan undang-undang tahun lalu yang mewajibkan pemerintah memperkuat program nuklirnya.

Baca juga: Kapal Kargo Milik Garda Revolusi Iran Diserang di Laut Merah

Langkah itu sebagai reaksi terhadap tindakan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang membawa AS keluar dari kesepakatan nuklir pada 2018.

Baca juga: Iran Tangkap ‘Mata-mata Israel’ dan Beberapa Orang Terkait Intelijen Asing