Intelijen AS: Putra Mahkota Arab Saudi Setuju Tangkap atau Bunuh Khashoggi

WASHINGTON – Penilaian intelijen Amerika Serikat (AS) akhirnya dirilis pada Jumat (26/2) untuk mengungkap peran Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dalam pembunuhan Jamal Khashoggi pada 2018.

Menurut laporan yang dibuka untuk umum itu, MBS disebut menyetujui operasi untuk menangkap atau membunuh jurnalis Jamal Khashoggi.

Laporan intelijen itu dirilis dengan cara yang dirancang untuk membatasi kerusakan pada hubungan AS dan Saudi.

Baca juga: Satu Pejuang Tewas dalam Serangan Udara AS pada Milisi Iran di Suriah

Baca Juga:
  • Sebanyak 18 Juta Orang Dewasa AS Menjadi Kaum LGBT
  • Biden Sudah Telepon Raja Salman, Mengapa Belum Rilis Laporan Khashoggi?

Khashoggi adalah penduduk AS yang menulis kolom opini untuk Washington Post yang kerap mengkritik kebijakan putra mahkota. Dia dibunuh dan tubuhnya dimutilasi oleh tim operasi yang terkait putra mahkota di konsulat kerajaan Saudi di Istanbul, Turki.

Baca juga: Buah Terlarang: Rakyat Taiwan Diminta Makan Lebih Banyak Nanas

Riyadh membantah keterlibatan MBS, penguasa de facto Arab Saudi.

Lihat infografis: AS Tembakkan ICBM Minuteman III, Mampu Boyong Nuklir