Inggris Galang Rp14 Triliun untuk Indonesia dan Negara Lain Akses Vaksin

Inggris Galang Rp14 Triliun untuk Indonesia dan Negara Lain Akses Vaksin

JAKARTAInggris membantu mengumpulkan dana USD1 miliar (Rp14 triliun) untuk vaksin virus corona dalam skema CoVAX Advance Market Commitment (AMC) melalui penyesuaian pendanaan dari donor lain, yang dikombinasikan 548 juta poundsterling bantuan Inggris yang telah dijanjikan.

Dana tersebut akan digunakan untuk membantu mendistribusikan satu miliar dosis vaksin virus corona ke 92 negara berkembang tahun ini, termasuk Indonesia.

Investasi penting ini akan membantu menghentikan penyebaran penyakit dan mencegah datangnya gelombang berikutnya di masa depan, membantu upaya membangun kembali kondisi global pascavirus corona ke arah yang lebih baik.

“Inggris menggunakan anggaran bantuan, keahlian ilmiah, dan kekuatan diplomatik untuk memperkuat kondisi kesehatan global, serta membantu mitra dekat kami, Indonesia,” ungkap pernyataan Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris untuk Indonesia. (Baca Juga: Putri Rafsanjani: Intervensi Iran di Suriah Tewaskan 500.000 Orang)

Baca Juga:
  • Daftar Produsen Vaksin Terbesar Dunia, Sputnik V Masuk Urutan 4
  • Ini yang Perlu Dilakukan Pemerintah Jawab Keraguan Vaksinasi COVID-19

Pengumuman ini bertepatan kunjungan virtual selama tiga hari ke London oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, sebagai bagian dari peringatan hari jadi PBB ke-75 di Inggris. (Lihat Infografis: Deretan Tragedi Kecelakaan Pesawat Paling Mengerikan)

PBB memiliki peran penting mempromosikan perdamaian dan keamanan global, kerja sama dan perilaku yang baik. (Lihat Video: PPKM Berlaku Hari Ini, Suasana di Stasiun Pasar Senen Sepi)

“Melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa, kita bisa mendorong masyarakat dunia untuk selalu menghormati hak asasi manusia dan menangani masalah global,” papar Kedubes Inggris.

Close