Harga Bitcoin Meroket Tak Terkendali, Kini Mendekati Rp425 Juta

Harga Bitcoin Meroket Tak Terkendali, Kini Mendekati Rp425 Juta

JAKARTA – Nilai atau harga Bitcoin terus meroket tak terkendali setelah menyentuh harga Rp325 juta apa akhir pekan ketiga Desember 2020. Kini harga Bitcoin melampaui Rp397 juta dan pembulatannya mendekati Rp425 juta. (Baca juga: Prediksi Ancaman Siber Finansial di 2021, Dari Pemerasan, Skimming Hingga Pencurian Bitcoin )

Bitcoin memang telah lahir lebih dari 10 tahun lalu. Namun tak banyak pemain yang benar-benar dapat mengakses Bitcoin .

Laman Giz China menyebutkan, seorang analis senior menganalisis dan menunjukkan bahwa kenaikkan ini dimungkinkan karena epidemik virus Corona. Kejadian ini meningkatkan kekhawatiran akan resesi ekonomi global.

Inflasi global telah menjadi tren yang tak terbendung. Aset deflasi dengan properti anti-inflasi pada awalnya merupakan sumber daya yang langka, dan permintaan untuk Bitcoin semakin meningkat.

Baca Juga:
  • Zipmex Hadirkan Investasi Dolar AS Berbasis Kripto dengan Bunga Hingga 10%
  • Tiga Rekomendasi Proyek Crypto dan Blockchain di Bulan Oktober

Selain itu, ekspektasi pasar untuk produk yang sesuai dengan Bitcoin juga semakin meningkat. Begitu banyak lembaga investasi berlisensi telah membentuk dana mata uang digital atau mengajukan permohonan ke badan pengatur untuk memperdagangkan mata uang digital. Ini sangat membantu mendongkrak harga Bitcoin.

Secara keseluruhan, alasan nyata dari dorongan utama melonjaknya Bitcoin dipastikan akibat kurangnya pasokan. Seperti yang dikatakan analis, wabah virus Corona telah menyebabkan kelesuan ekonomi global. Jadi, orang yang berinvestasi dalam Bitcoin adalah semacam permintaan ‘safe-haven’.

Mengapa Sekarang orang Lebih Mempercayai Bitcoin?
Ada pepatah di China, ‘Mengumpulkan barang antik di saat kemakmuran, sambil membeli emas di saat sulit’. Padahal, saat perekonomian sedang tidak bagus, masyarakat akan membeli emas untuk mengupayakan kelestarian asetnya. Dengan Bitcoin, mereka memiliki lebih banyak pilihan.

Mengenai pertanyaan apakah Bitcoin memiliki nilai yang begitu dalam, kita tidak perlu membahasnya lagi. Kuncinya adalah mekanisme Bitcoin membuatnya lebih menarik daripada emas tradisional.

Pertama-tama, Bitcoin memiliki jumlah tetap. Jadi tidak ada masalah inflasi akibat spamming money. Kedua, Bitcoin dapat digunakan dalam transaksi yang lebih ‘gratis’ dan memiliki karakteristik privasi atau anonimitas.

Meskipun banyak negara saat ini tidak mengenali Bitcoin, dan ada banyak sisi gelap seputar Bitcoin, pesona Bitcoin telah menarik perhatian semakin banyak institusi dan modal di seluruh dunia. Ya, selama ada keuntungan yang besar.

Oleh karena itu, industri juga mulai secara umum berharap Bitcoin akan ‘berubah positif’ secara bertahap di masa depan. Semakin banyak dana yang disuntikkan, semakin tinggi nilai satu mata uang. (Baca juga: Penantang Fortuner dan Pajero Sport, Raih 5 Bintang Uji Tabrak )

(iqb)

Close