Hardiknas, PB PGRI: Pencapaian Pendidikan Indonesia Masih Jauh Panggang dari Api
Neneng Zubaidah

Hardiknas, PB PGRI: Pencapaian Pendidikan Indonesia Masih Jauh Panggang dari Api
Ketua Umum PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Prof Dr Unifah Rosyidi. Foto/Dok/SINDOnews

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Unifah Rosyidi Prof Dr Unifah Rosyidi menilai masih banyak masalah pendidikan yang belum terselesaikan. Oleh karena itu diperlukan introspeksi untuk melihat kembali dasar-dasar pendidikan yang sesuai dengan cita-cita Ki Hadjar Dewantara .

Unifah mengatakan, penetapan 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional diambil dari tanggal kelahiran Ki Hadjar Dewantara dan ditetapkan melalui Keppres Nomor 316 tahun 1959.

Baca juga: Ditanya Jokowi soal Filosofi Ki Hajar Dewantara, Nadiem Jawab Merdeka Belajar

Ini, terangnya, merupakan pengakuan resmi negara terhadap perjuangan dan jasa besar Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan Nasional.

Menurutnya, jika melihat kondisi pendidikan Indonesia saat ini, dari sisi angka-angka statistik secara kuantitas memang menakjubkan. Terdapat capaian yang luar biasa dalam kesempatan akses pendidikan.

Baca Juga:
  • Peringati Hardiknas, Nadiem Ngobrol Bareng Jokowi lewat Podcast Sore Ini
  • Program Pangkep Cerdas Diluncurkan Bersamaan Hardiknas 2021
  • Perempuan Mau Iktikaf di Masjid, Ini Syaratnya!

“Meski demikian, jika mengacu pada frasa tujuan bernegara dalam kontitusi, yaitu “mencerdaskan kehidupan bangsa”, maka kenyataan pencapaian tujuan itu masih jauh panggang dari api,” katanya melalui siaran pers, Minggu (2/5).

Baca juga: Peringatan Hardiknas, Jokowi: Pendidikan Harus Memerdekakan Rakyat

Guru besar Universitas Negeri Jakarta ini melanjutkan, jika menggunakan indikator mutu pendidikan yang disepakati secara internasional, kualitas pendidikan Indonesia masih belum membanggakan.

Peringkat Indonesia dalam Human Development Index (HDI), Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS), Progress in International Reading Literacy Study (PIRLS), serta Programme for International Student Assessment (PISA), berada pada posisi menengah bawah, dan rendah.

“Indikator itu menunjukkan bahwa masih terlalu banyak pekerjaan rumah di sektor Pendidikan yang harus diselesaikan,” ungkapnya.

Baca juga: Hardiknas 2021, Ketua DPR Minta Kemendikbud Cermati Angka Putus Sekolah dan PJJ

Lebih memprihatinkan dari sisi karakter. Maraknya korupsi bahkan mulai dari kalangan milenial, penggunaan narkoba, tawuran, kekerasan hingga pelanggaran lalu lintas yang dianggap lazim menunjukkan masih ada yang harus diluruskan dalam dunia pendidikan bangsa ini. Hal ini diperparah dengan memudarnya nasionalisme di sebagian kalangan.

Untuk itu, ujarnya, menyambut Hari Pendidikan Nasional 2 Mei ini, PB PGRI mengajak semua pihak untuk merenungi kembali sudahkah pendidikan di Indonesia saat ini sesuai prinsip-prinsip pendidikan kebangsaan yang digagas Ki Hadjar Dewantara.

Lalu, dia juga mempertanyakan, sudahkah tri pusat pendidikan (pendidikan di rumah, sekolah, dan masyarakat) yang diimpikan Ki Hadjar Dewantara menjadi bagian ekosistem pendidikan saat ini.

“Menyambut Hari Pendidikan Nasional tahun ini, marilah bersama terus kita luruskan biduk pendidikan agar kembali sesuai arah yang telah ditunjukkan Bapak Pendidikan Nasional kita,” pungkasnya.

(mpw)
preload video
Berita Terkait
  • pgri
  • kemendikbud ristek
  • pendidikan indonesia
  • hari pendidikan nasional
  • hardiknas
  • Ganjar Kunjungi Murid SD di Magelang dan Minta Telkom Memasang Jaringan Internet
  • Jokowi-Nadiem Beri Opsi Ini Sebelum Sekolah Tatap Muka Digelar
  • Ditanya Jokowi soal Filosofi Ki Hajar Dewantara, Nadiem Jawab Merdeka Belajar
  • Refleksi Hari Pendidikan Nasional: Penguatan Pendidikan Segala Lapisan, Asa Cegah Pernikahan Dini
  • Cara Belajar Jokowi yang Patut Ditiru, Pantang Menyerah dan Suka Berkompetisi
  • Peringatan Hardiknas, Jokowi: Pendidikan Harus Memerdekakan Rakyat
  • Peringati Hardiknas, Firli Bahuri: Kebodohan Akar Kemiskinan dan Kemaksiatan
  • Hardiknas 2021, Mendikbud Ristek Beberkan 4 Upaya Perbaikan Pendidikan Indonesia
  • Peringati Hardiknas, Nadiem Ngobrol Bareng Jokowi lewat Podcast Sore Ini
  • Program Pangkep Cerdas Diluncurkan Bersamaan Hardiknas 2021
TULIS KOMENTAR ANDA!

Berita Rekomendasi
  • Mengenal Pasukan Elite Denjaka yang Akan Diterjunkan di Papua: Ditempa dengan Keras di 3 Medan
  • Kiamat Sudah Dekat: Kabar Terbaru dari Makkah di Jazirah Arab
  • Banyak Kendaraan Plat B dan D, saat Diberhentikan Petugas Mengaku Warga Kuningan
  • Mengenal Tokoh Partai Ummat: Dari Ahli IT, Aktivis, hingga Eks Menteri
  • Baru 4 Bulan Menjabat, Manajer Kimia Farma Tersangka Kasus Antigen Bekas Ternyata Beristri PNS
  • Manajer Kimia Farma Otak Kasus Antigen Bekas Ternyata Bersaudara dengan 3 Tersangka Lainnya
  • Foto Abu Janda Peluk Perempuan dari Belakang Viral di Medsos