El Clasico Pertama di Tengah Wabah

El Clasico Pertama di Tengah Wabah

BARCELONAEl Clasico untuk kali pertama akan berlangsung di tengah wabah virus corona. Pertandingan diharap tetap berlangsung panas seperti edisi-edisi sebelumnya.

Menurut klaim La Liga, El Clasico merupakan pertandingan yang paling banyak ditonton di dunia. Edisi kali ini FC Barcelona akan menjadi tuan rumah menjamu Real Madrid di Stadion Camp Nou, Sabtu, 24 Oktober 2020, Pukul 21.00 WIB. (Baca Juga: OMG! Cristiano Ronaldo Kembali Positif Covid-19)

Selama bertahun-tahun, kisah El Clásico LaLiga memberikan kita sejarah yang mengagumkan, termasuk kehebatan para legenda seperti Johan Cruyff, Alfredo Di Stéfano dan baru baru ini ada Ronaldinho, Sergio Ramos and Lionel Messi, momen-momen seru dan sportivitas yang tak terlupakan, dan simbol ikonik tekonologi dan penyiaran.

El Clásico tahun ini cukup unik karena situasi pandemi COVID-19di seluruh dunia, namun LaLiga ingin terus memberikan pengalaman terbaik kepada seluruh penggemarnya di seluruh dunia, termasuk Indonesia, dengan menghadirkan mantan pelatih timnas Indonesia, Luis Milla yang akan memberikan pendapatnya tentang El Clásico, dan juga inisiatif teranyar LaLiga dengan beIN SPORTS Indonesia.

Baca Juga:
  • Permalukan Real Madrid, Shakhtar Donetsk Patahkan Kutukan
  • Madrid Pusing, Hazard Makan Gaji Buta Lagi hingga Bulan Depan

El Clásico perdana di era COVID-19

El Clasico Pertama di Tengah Wabah

Menikmati El Clásico, atau sepak bola LaLiga secara keseluruhan, terasa tidak mungkin beberapa bulan lalu ketika dunia berada dalam situasi karantina wilayah di tengah pandemi global COVID-19. Namun, dengan strategi komprehensif #BackToWin oleh LaLiga – dimana strategi tersebut telah disiapkan sebagai rencana ekstensif multi-fase untuk memulai kembali musim, yang mencakup tes COVID-19 reguler di fasilitas pelatihan, tempat tinggal, dan kehidupan sehari-hari – untuk memastikan bukan hanya musim LaLiga Santander 2019/20 dapat diselesaikan dalam waktu 39 hari tanpa satu pun kasus positif, melainkan juga dimulainya musim 2020/21 tepat waktu di awal September.

Lebih dari 100 kegiatan bertema El Clásico diadakan di seluruh dunia

El Clasico Pertama di Tengah Wabah

Meskipun regulasi pemerintah menghalangi penggemar untuk hadir di stadion Camp Nou, untuk pertama kalinya El Clásico diadakan tanpa penonton, tetapi LaLiga memastikan penggemar di seluruh dunia tetap dapat hadir bersama untuk menyaksikan pertunjukkan terbaik dalam sepak bola.

Lebih dari 100 aktivitas bertema El Clásico akan diadakan di seluruh dunia, salah satunya sebuah acara nonton bareng bagi 700 penggemar di Shanghai, acara nonton bareng berskala kecil lainnnya di Vietnam, Dubai, Afrika Selatan, Nigeria, Kenya, dan lokasi lain di benua Afrika. Sementara itu, penggemar di Amerika Latin dapat menikmati El Clásico dengan kenyamanan dari dalam mobil masing-masing di beberapa lokasi sinema drive-in di Meksiko, Kolombia, Ekuador, dan Argentina. LaLiga juga akan menyambut El Clásico di hadapan publik dengan menggelar karpet merah di berbagai tempat ikonik di Amerika Serikat, Inggris, India, Australia, Senegal, Kolombia, dan Tajikistan untuk mengingatkan para penggemar bahwa El Clásico menawarkan hiburan yang berbeda dengan yang lain.

Di Indonesia, mantan pelatih timnas Indonesia, Luis Milla, akan memberikan pendapatnya mengenai El Clásico, mengingat dirinya adalah mantan pemain FC Barcelona dan Real Madrid, yang merasakan langsung betapa sengit dan bergengsinya pertandingan ini. Sebagai mantan pelatih timnas Indonesia, analisisnya tak perlu diragukan lagi, dan ia adalah sosok yang tepat untuk membawa LaLiga semakin dekat dengan para penggemarnya di Indonesia. Selain itu, LaLiga juga akan membeberkan inisiatif teranyarnya bersama mitra siaran resminya di Indonesia, beIN SPORTS Indonesia, yakni Bacot Bola.

Close