LONDON – UEFA mengancam bakal mencoret klub peserta European Super League (ESL) dari kompetisi domestik masing-masing. Sebelum itu terjadi, sebanyak 12 klub pencetus ESL bergerak menyiapkan langkah hukum.

Menurut laporan The Associated Press, Badan Sepak bola Eropa (UEFA) hari ini menerima surat dari kelompok klub European Super League terkait izin menggelar kompetisi. Dalam surat tersebut, ESL menyebut akan mengambil langkah hukum apabila UEFA menggagalkan rencana kompetisi.

Baca Juga: Ditentang UEFA, Begini Format Kompetisi European Super League

Surat yang ditujukan kepada Presiden UEFA Aleksander Ceferin juga dikirimkan ke Presiden FIFA Gianni Infantino. Salah satu isi surat menjelaskan bahwa European Super League telah menanggung dana sebesar 4 miliar Euro atau setara Rp69 triliun yang dikelola oleh sebuah lembaga keuangan.

Berangkat dari situ, klub pencetus European Super League (ESL) menghadapi ancaman kerugian finansial dalam jumlah besar jika UEFA menggagalkan rencana kompetisi mereka. Dalam surat yang sama, ESL juga mengaku telah menyiapkan langah hukum jika UEFA mengancam klub yang ikut kompetisi baru dengan mencoret mereka dari liga masing-masing.

Baca Juga:
  • Perlawanan UEFA Terkait Rencana Klub Elit Eropa buat Kompetisi Baru
  • UEFA Percepat Keputusan Hapus Aturan Gol Tandang
  • Patut Dicontoh, 5 Gaya Hidup Rasulullah SAW yang Bikin Sehat

“Kami prihatin UEFA dan FIFA menanggapi surat undangan kami dengan berupaya mengambil tindakan hukum dengan mengeluarkan klub atau pemain yang berpartisipasi dari liga masing-masing,” demikian petikan surat ESL kepada UEFA yang diterima The Associated Press.

“Pernyataan Anda, bagaimanapun, memaksa kami untuk mengambil langkah-langkah perlindungan untuk mengamankan diri kami sendiri dari reaksi merugikan seperti itu,” lanjut surat yang sama.

Baca Juga: Gabung European Super League, Liverpool Dicap Berkhianat pada Sejarah Klub

European Super League yang digagas 12 klub Eropa bermaksud menggelar kompetisi tengah pekan yang mirip Liga Champions dan Liga Europa. Rencana tersebut mendapat penolakan keras dari UEFA karena dianggap bisa merusak pamor Liga Champions.

UEFA kemudian mengancam klub-klub yang terlibat di ESL dengan mencoret mereka dari liga domestik masing-masing. Adapun 12 klub yang tergabung di ESL adalah AC Milan, Arsenal, Atlético Madrid, Chelsea, Barcelona, Inter Milan, Juventus, Liverpool, Manchester City, Manchester United, Real Madrid dan Tottenham Hotspur.

(sha)