BANYUMAS – Penyebaran kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, masih saja terjadi. Salah satunya di Perumahan Griya Satria Indah Dua, Kelurahan Sumampir, Purwokerto Utara, Banyumas ini terdapat delapan warga terserang DBD.

Untuk mengatasinya, petugas dikerahkan untuk menyemprot atau fogging. Petugas melakukan fogging di seluruh lingkungan perumahan. Tidak hanya di sarang nyamuk, namun juga di dalam rumah warga juga difogging agar efektif membunuh nyamuk.

Baca juga: Ada Luka Lebam, Marsilah Meninggal Tak Wajar di Rumah Pria Beristri

Beberapa warga yang terserang DBD mengaku tidak mengetahui kalau terserang nyamuk aedes aigepty ini. Mereka langsung merasakan demam serta panas tinggi. “Saya tidak tahu, tiba-tiba suhu badan tinggi,” terang Agus Widodo, salah satu korban.

Baca juga: Gelar Bukber, PKB Klaten Bertekad Tingkatkan Sinergitas dan Perolehan Suara

Baca Juga:
  • Yakin Relawan Covid-19 Tak Menyerah, dr Tirta: Jangan Kecewa Hasilnya
  • Dokter Tirta: Sebagian Masyarakat Sudah Lelah, Percuma Paksa Mereka
  • Nadirsyah Hosen: Pandemi Buka Peluang untuk Muslim, Sinergikan Agama dan Sains

Wakil Bupati Banyumas sadewo Tri Lastiono mengaku sudah melakukan langkah-langkah. Di antaranya mendata jumlah pasien DBD mulai awal Januari hingga April ini. namun data pasien yang meninggal hingg April 2021 ini mencapai lima orang.

“Kendati demikian, jumlah ini masih lebih rendah dibandng periode sama tahun lalu,” katanya.

(msd)