LUGANO – Mantan pembalap MotoGP , Jorge Lorenzo menyindir keputusan Yamaha yang memberikan paket motor berbeda untuk Franco Morbidelli. Menurutnya itu menunjukkan bahwa Yamaha tak memperlakukan rider asal Italia itu dengan adil.

Pada MotoGP 2021, Yamaha memutuskan memberi motor YZR M-1 edisi 2020 dengan spesifikasi pabrikan kepada tiga pembalapnya, yakni Fabio Quartararo, Maverick Vinales, dan Valentino Rossi. Hanya Morbidelli yang memakai motor lama.

Baca Juga: Tolong, Hargai Keputusan Valentino Rossi!

Morbidelli mendapat motor YZR M-1 edisi 2019 Spek-A dari Yamaha. Ini menjadi sorotan Lorenzo. Apalagi, perlakuan serupa pernah terjadi sebelumnya. Ya, Morbidelli juga mendapat paket motor berbeda pada MotoGP 2020.

Menariknya, Morbidelli justru finis sebagai penunggang motor Yamaha terbaik. Pria berusia 26 tahun itu mengakhiri musim dengan menjadi runner-up di MotoGP 2020. Dia mampu menjadi yang tercepat di GP San Marino, GP Teruel dan GP Valencia.

Baca Juga:
  • Jack Miller Dapat Kesempatan Kedua, meski Tercecer di Tiga Seri Awal MotoGP 2021
  • Marc Mrquez Hati-Hati Sebelum Mengaspal di MotoGP Jerez
  • Bacaan Tasbih, Kalimat Toyyibah yang Banyak Keutamaan

Mengingat catata apik Morbidelli di MotoGP 2020, Lorenzo menilai Yamaha seharusnya juga memberinya paket motor yang sama dengan Rossi dkk. Dengan begitu, hasil yang lebih merata akan didapat para pembalap di tim tersebut.

Lorenzo khawatir jika kondisi ini terus terjadi, Morbidelli bisa saja merasa dizalimi dan akhirnya berniat meninggalkan Yamaha. Dia mungkin saja menerima tawaran dari tim lain yang siap memberinya kendaraan terbaik.

“Ducati memberikan empat pembalapnya motor yang secara praktis sama, tetapi Yamaha tidak. Saya tidak berpikir dia (Yamaha) memperlakukan Morbidelli dengan baik, mengingat dia adalah wakil juara MotoGP,” ujar Lorenzo, dikutip dari Tutto Motori Web.

Baca Juga: Sirkuit Suzuka Perpanjang Kontrak Tiga Tahun dengan Formula 1

“Dia (Morbidelli) harus membuat dirinya didengar Yamaha dan sebagian dia melakukannya dengan menunjukkan bahwa ada pabrikan lain yang tertarik kepadanya. Tetapi, dia hanya perlu berpikir untuk memberikan yang terbaik dan membuktikan bahwa Yamaha salah,” tukas Lorenzo.

(mirz)