SLEMAN – Pemerintah membuat perubahan larangan mudik , dari 6 Mei-17 Mei 2021 menjadi 22 April-24 Mei 2021.

Meski begitu aktivitas bus antar konta antar propinsi (AKAP) di terminal bus Jombor, Sleman tetap beroperasi seperti hari-hari biasa Sabtu (24/4/2021).

Bus-bus tersebut tetap melayani penumpang yang akan menuju ke kampung halaman. Para penumpang kebanyakan menuju Sumatera, terutama Lampung. Mereka umumnya mahasiswa yang sudah tidak ada kuliah praktik di kampus.

“Aktivitas bus AKAP tetap normal, tetapi lebih diperketat,” kata Yanti, petugas agen bus di terminal Jombor, Sleman, Sabtu (24/4/2021).

Yanti menjelaskan, masih beroperasinya bus AKAP karena larangan tersebut baru diumumkan 22 April 2021 dan sebelum tanggal itu sudah banyak yang memesan tiket.

Baca Juga:
  • Selain Jaga Prokes, IMS Hybrid 2021 Ajak Pengunjung Peduli Lingkungan
  • PNS Dilarang Mudik hingga Cuti, Ini Bunyi Surat Edaran BKN
  • Ini Mengapa Warga Kudus Sampai Sekarang Tak Berani Menyembelih Sapi

Agar mereka tetap bisa berangkat, maka ada persyaratan yang harus dipenuhi yakni membawa surat bebas COVID-19, baik keterangan negaif rapid antigen maupun GeNose.

“Surat bebas COVID-19 ini juga sebagai antisipasi kalau di perjalanan ada pemeriksaan sehingga mereka aman,” paparya.

Menurut Yanti, adanya peniadaan mudik sangat berpengaruh terhadap pemesan tiket bus, yaitu mencapai 50%. Dengan kondisi ini jelas membuat pelaku usaha transportasi menjerit dan sangat prihatin.

“Saat ini yang penting tetap beroperasi, meski kadang kala untuk operasional tersebut harus menombok,” ungkapnya.

Baca juga: Gandeng Ponpes Sebagai Agen Pos, PT Pos Indonesia Ingin Mencetak Santri Entrepreneur

Mahasiswa semester II Prodi Teknik Mesin Akprind Yogyakarta, Vito mengatakan karena di kampusnya tidak ada praktik, ia memutuskan pulang kampung.

Baca juga: Sepi Penumpang, Kru Bus AKDP Kerap Pulang Tak Bawa Uang

Beruntung bus AKAP masih beroperasi. Hanya saja, syaratnya penumpang harus membawa surat bebas COVID-19. Baik antigen maupun GeNose. “Untuk perjalanan ini saya membawa GeNose,” kata Vito yang akan mudik ke Kotabumi, Lampung.

(boy)