JAKARTA – Pasca kejadian tumpahan minyak di area pantai Karawang, tim Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) wilayah Karawang terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk membersihkan sisa ceceran minyak.

Pembersihan dilakukan mulai dari laut hingga ke sisi darat. Untuk pembersihan di laut, PHE ONWJ mengerahkan beberapa kapal, sedangkan pembersihan di pantai melibatkan nelayan dan masyarakat di pesisir pantai Karawang. Selain itu, secara rutin PHE ONWJ juga melakukan flyover atau pemantauan dari udara untuk memetakan lokasi sisa tumpahan.

Baca juga: Sumbang 30% Produksi Nasional, Blok Cepu jadi Produsen Minyak Terbesar di Indonesia

“Kami bersama masyarakat telah membersihkan sisa ceceran minyak yang bercampur dengan pasir terutama di area sekitar Cemara Jaya, Pasir Putih Sukajaya dan Tanjung Sari. Kami juga menyiagakan dan menambah personil Oil Spill Combat Team (OSCT) di lokasi pantai agar pembersihan bisa lebih cepat,” ujar Manager Communications Relations & CID PHE ONWJ, Hari Setyono dalam siaran pers, Minggu (25/4/2021).

Hari melanjutkan, pihaknya juga terus melakukan pemantauan melalui laut dan udara mengikuti trajektori MOTUM (Model Tumpahan Minyak) termasuk fasilitas produksi PHE ONWJ dan area potensial lainnya untuk memastikan kondisi aman dan terkendali.

Baca Juga:
  • Pertamina Jamin Stok BBM dan Elpiji di Sumbagsel Selama Ramadhan Hingga Lebaran Aman
  • Laut Ciparage Kembali Tercemar Minyak Pertamina, Nelayan Karawang Resah
  • Bacaan Tasbih, Kalimat Toyyibah yang Banyak Keutamaan

PHE ONWJ dalam operasinya mengutamakan aspek keselamatan, kesehatan kerja dan Lindungan lingkungan. Patroli juga dilakukan secara rutin pada setiap fasilitas aset yang ada. Pengecekan sudah merupakan standar prosedur operasi.

Baca juga: KRI Nanggala 402 Tenggelam, Investasi Alutsista Mendesak

“Operasi PHE ONWJ kembali berjalan normal dengan mengalihkan alur minyak dari saluran pipa lainnya, sambil dilakukan perbaikan dan pengetesan sebelum kembali di alirkan. Diharapkan dalam waktu dekat pipa bisa dioperasikan kembali,” jelasnya.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin menyampaikan apresiasinya terhadap langkah-langkah yang telah dilakukan PHE ONWJ. “Saya mewakili masyarakat Karawang dan atas nama Ketua Komisi 3 mengajak dan menghimbau marilah kita selesaikan permasalahan ini sama-sama. Saya melihat keseriusan dari Pertamina untuk menangani ceceran minyak ini,” tuturnya.

(ind)