Begini Penjelasan KBRI Kuala Lumpur Terkait Video TKI yang Sakit di Malaysia

JAKARTA – Koordinator Fungsi Konsuler KBRI Kuala Lumpur, Rijal Al Huda mengklarifikasi soal video viral seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang menderita penyakit gula. Video singkat itu ambil sekitar Agustus 2020 lalu.

Rijal mengatakan, saat itu KBRI Kuala Lumpur mendapat laporan terkait seorang TKI yang sedang menderita penyakit. Setelah ditelusuri pihaknya mendapati WNI yang dimaksud dan langsung mengurus yang bersangkutan.

“Awal Februari 2021 kita sudah buatkan pointmen untuk mengurus kepulangan yang bersangkutan,” kata Rijal saat dihubungi, Jumat 26 Maret 2021. Baca juga:BP2MI Endus Keterlibatan Oknum Petugas Imigrasi dalam Pengiriman TKI Ilegal

Kendati demikian, kata Rijal, lantaran situasi masih dalam pandemi Covid-19 proses kepulangan Nasi Sunarsih dari imigrasi Malaysia sedikit terganggu.

Baca Juga:
  • Menteri Erick Sebut Pandemi Covid-19 Untungkan Indonesia
  • INACA Siapkan ‘White Paper’ Industri Penerbangan Nasional
  • Ekonom: Larangan Mudik Lebaran ‘Nggak Ngefek’ ke Perekonomian

“Video itu sebelum dibawa ke Shelter KBRI. Kita urus kepulangan Nasi Sunarsih karena tidak memiliki SPLP,” ujarnya. Baca juga: Kemenag Berencana Buka Politeknik pada Kampus PTKI

Dia menuturkan, Nasi Sunarsi yang tinggal di Subang Jaya, Malaysia kini sudah dipindahkan ke shleter KBRI Kuala Lumpur. Setelah mendapati perawatan kondisi Nasi Sunarsi sudah membaik.

“Setalah cek up memo dalam waktu 14 hari yang bersangkutan bisa segera meninggalkan Malayasia. Semoga hasil PCRnya juga negatif,” tuturnya.

(mhd)

Close