Banyak Daerah Tunda Buka Sekolah, Bagaimana Nasib SKB 4 Menteri?

Banyak Daerah Tunda Buka Sekolah, Bagaimana Nasib SKB 4 Menteri?

Banyak Daerah Tunda Buka Sekolah, Bagaimana Nasib SKB 4 Menteri?
Neneng Zubaidah

Banyak Daerah Tunda Buka Sekolah, Bagaimana Nasib SKB 4 Menteri?
Suasana simulasi belajar mengajar tatap muka di salah satu sekolah dasar di Jawa Barat. Foto/Dok/SINDOnews

JAKARTA – Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud Jumeri menekankan jika SKB 4 Menteri tidak akan dicabut. Meski banyak daerah yang menunda untuk membuka sekolah di awal tahun 2021 ini.

Dirjen Jumeri mengaku sering mendapat pertanyaan apakah SKB 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19 akan dicabut seiring dengan banyak daerah yang menunda Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“SKB ini tidak akan dicabut karena SKB sudah tepat. Memberikan kewenangan kepada daerah karena daerah yang paling tahu dinamika Covid-19 yang ada di wilayah masing-masing,” katanya pada Taklimat Media Awal Tahun 2021 Kemendikbud secara daring, Selasa (5/1). (Baca juga: Guru Honorer Ingin Daftar PPPK, Ini Syarat yang Harus Dilengkapi )

Mantan Kadisdikbud Jateng ini menuturkan, dinamika penularan Covid-19 di daerah memang berbeda-beda sehingga bisa jadi 1 kabupaten kota atau bahkan 1 provinsi tidak membuka sekolah secara serentak. Pimpinan daerah, katanya, dipersilahkan untuk mengambil keputusan membuka sekolah jika memang daerah itu betul-betul aman.

Baca Juga:
  • Suntik Vaksin COVID-19 untuk 44.000 Nakes Jabar Digelar Pekan Ketiga Januari
  • Dahsyatnya Pandemi: Bikin Milenilal Pilih Kopi Sachet dan Masak di Dapur

Selain itu, Jumeri menekankan, SKB 4 Menteri ini sifatnya membolehkan dan bukan mewajibkan PTM. Sebab jika ada orang tua yang belum rela melepas anaknya mengikuti PTM maka disilahkan untuk tetap belajar dirumah. Sekolah, katanya, mempunyai kewajiban untuk tetap melayani siswanya belajar dari rumah. (Baca juga: Ini 3 Alasan Pemerintah Harus Cabut Penghapusan Rekrutmen CPNS Guru )

Jumeri mengatakan, dari rekap data Kemendikbud ada 14 provinsi yang bersiap membuka sekolah. Yakni Jawa Barat, DI Yogyakarta, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Kalteng, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Bali, NTB, Maluku Utara, Bangka Belitung, Kepulauan Riau dan Sulawesi Barat.

”Sedangkan yang rencana blended (learning) Maluku, Sumatera Barat, NTT dan Papua. Yang lain masih menunda mungkin satu atau dua bulan pembelajaran tatap muka,” pungkasnya.

(mpw)
Berita Terkait
  • surat keputusan bersama skb
  • belajar tatap muka
  • sekolah tatap muka
  • pembukaan sekolah
  • pandemi covid 19
  • Masuk Zona Merah, Kotamobagu Tunda Kegiatan Belajar Tatap Muka
  • Milenial Siapkan Dana Darurat Berupa Emas, Reksa Dana, dan Tabungan
  • COVID-19 Masih Mengancam, Pejabat Baru Polda Jateng Diwanti-wanti Jaga Protokol Kesehatan
  • Kabupaten OKU Tunggu Vaksin Tiba untuk KBM Tatap Muka di Sekolah
  • Bogor Tunda Pembelajaran Tatap Muka, Bima Arya: Nasib Generasi Masa Depan Harus Dijaga
  • Kontak Tamu dari Luar Kota, Kepala Disnaker Sleman Positif COVID-19
  • Begini Penampakan TPU Pondok Ranggon yang Penuh, Tak Terima Lagi Pemakaman Pasien COVID-19
  • Karawang Siaga 1 COVID-19, Belajar Tatap Muka Dibatalkan
  • Pejabat Kanada ‘Dipecat’ karena Pergi ke Luar Negeri Saat Libur Akhir Tahun
  • Klaster Perkantoran COVID-19 di Surabaya Mulai Mengkhawatirkan
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!

Close