Bantuan hingga Rp12 Juta Per Semester, Tak Ada Alasan Lagi Kampus Tolak KIP-Kuliah

Bantuan hingga Rp12 Juta Per Semester, Tak Ada Alasan Lagi Kampus Tolak KIP-Kuliah
Neneng Zubaidah

Bantuan hingga Rp12 Juta Per Semester, Tak Ada Alasan Lagi Kampus Tolak KIP-Kuliah
Kemendikbud menaikkan anggaran untuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah menjadi Rp2,5 Triliun. Foto/Dok/SINDOnews

JAKARTAKemendikbud meluncurkan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP) Kuliah Merdeka untuk membantu calon mahasiswa dari kalangan tidak mampu tapi berprestasi untuk kuliah. Agar ada sebanyak mungkin pendaftar perguruan tinggi pun harus melakukan sosialisasi.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, bagi seluruh pimpinan perguruan tinggi baik perguruan tinggi negeri dan swasta kini harus memberi kesempatan bagi calon mahasiswa terbaik untuk bisa masuk ke program-program studi terbaik.

Baca juga: Nadiem Naikan KIP Kuliah Sampai Rp12 Juta Per Semester, Cek Cara Daftarnya

“Mulailah menerima mahasiswa yang kurang mampu. Tidak perlu khawatir lagi karena sekarang sudah dibiayai sampai dengan untuk prodi (akreditasi) A (biaya kuliah) Rp12 juta bukan Rp2,4 juta lagi. Prodi B sampai dengan maksimum 4 juta,” katanya pada peluncuran Merdeka Belajar episode ke 9:KIP Kuliah Merdeka, Jumat (26/3).

Baca Juga:
  • Ini Nama-nama Penerima Beasiswa Professor Azyumardi Azra Scholarship
  • KIP Kuliah Sampai Rp12 Juta, Mahasiswa Miskin Jadi PD Pilih Prodi dan PTN Terbaik
  • KIP Kuliah Merdeka akan Tingkatkan Akses ke Pendidikan Tinggi

Dia menuturkan, sebelumnya banyak perguruan tinggi cenderung menolak mahasiswa penerima KIP Kuliah karena biaya kuliah per semester yang diberikan pemerintah melalui KIP Kuliah dipatok hanya Rp2,4 juta. Sedangkan untuk prodi-prodi tertentu biaya kuliahnya banyak yang di atas dari Rp2,4 juta.

Namun kini melalui KIP Kuliah Merdeka, katanya, tidak ada alasan bagi perguruan tinggi untuk tidak memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada calon mahasiswa yang kurang mampu untuk bisa menempuh pendidikan tinggi di prodi-prodi unggulan.

Baca juga: Mendikbud Beberkan Kebijakan Baru di KIP Kuliah Merdeka yang Luar Biasa

“Dan perbanyaklah sosialisasi kepada siswa-siswa yang kurang mampu agar mereka mau dan berani mendaftar pada perguruan tinggi dan program anda. Bagi universitas ini adalah kesempatan terbaik untuk mencari talenta terbaik dari seluruh negeri,” dorong mantan petinggi Gojek ini.

Sebelumnya, melalui KIP Kuliah Merdeka Kemendikbud menaikkan biaya mengubah satuan biaya kuliah yang tadinya hanya Rp2,4 juta/semester kini disesuaikan dengan akreditasi prodi.

Untuk prodi berakreditasi A biaya kuliah bisa sampai Rp12 juta/semester, prodi B Rp4 juta/semester dan prodi C Rp2,4 juta/semester. Untuk biaya kuliah yang tadinya dipatok Rp700 ribu perbulan kini disesuaikan dengan indeks kemahalan di suatu wilayah.

(mpw)
preload video
Berita Terkait
  • kip kuliah
  • kip kuliah merdeka
  • beasiswa
  • perguruan tinggi
  • kemendikbud
  • Ini Nama-nama Penerima Beasiswa Professor Azyumardi Azra Scholarship
  • KIP Kuliah Sampai Rp12 Juta, Mahasiswa Miskin Jadi PD Pilih Prodi dan PTN Terbaik
  • KIP Kuliah Merdeka akan Tingkatkan Akses ke Pendidikan Tinggi
  • Raih Impian, Mendikbud Dorong Calon Mahasiswa Daftar KIP Kuliah Merdeka
  • Mendikbud Beberkan Kebijakan Baru di KIP Kuliah Merdeka yang Luar Biasa
  • KIP Kuliah Merdeka, Tanggung Seluruh Biaya Kuliah dan Biaya Hidup
  • Begini Cara Kemendikbud Antisipasi Penyalahgunaan Dana BOS
  • Jurusan Farmasi: Ketahui Materi Kuliah dan Prospek Kerjanya
  • BNSP-Kemendikbud Siap Wujudkan Link and Match 149 Skema Sertifikasi Nasional
  • Simak Info Terbaru KIP Kuliah untuk Pendaftaran UTBK SBMPTN 2021
TULIS KOMENTAR ANDA!

Berita Rekomendasi
  • Bandit Pecah Kaca Mobil di Tangerang Ditelanjangi, Tangan dan Kakinya Diikat
  • Bawa 30 Jet Tempur Rafale, Kapal Induk Nuklir Prancis Mampir di Abu Dhabi
  • Jelang Bentrok Persita di Piala Menpora, Persib Kedatangan Gelandang Impor
  • Bebaskan Kapal Terjebak, Otoritas Terusan Suez Keruk 20 Ribu Meter Kubik Pasir
  • Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
  • Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
  • Gempar, Bupati Pegunungan Bintang Copot 42 Kepala Dinas dan Tambah OPD, Dewan: Langgar Aturan

Close