MUSI RAWAS – Empat desa di dua kecamatan yang ada di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, diterjang banjir bandang . Sungai Lakitan yang melintas di Kecamatan Selangit, dan Kecamatan Stl Ulu Terawas, meluap akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut.

Baca Usai Gerhana Bulan Total, 2 Desa di Probolinggo Diterjang Banjir Rob

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas, Darsan mengatakan, penyebab banjir yang menerjang empat desa tersebut, dikarenakan intensitas hujan yang mengguyur wilayah Musi rawas, pada Rabu (26/5/2021) malam, sehingga dua sungai meluap .

Baca Juga:
  • Rumahnya di Ambang Jurang, 1 Keluarga di Pematangsiantar Terpaksa Mengungsi
  • Diguyur Hujan Deras, Rumah di Bantaran Sungai Ulu Terendam Banjir

“Tadi anggota BPBD, pihak Kecamatan, Pemdes, dan Babinsa Kodim 0406 Musi Rawas, telah melaksanakan peninjauan, kaji cepat, pendataan, koordinasi dan assesment kejadian banjir di beberapa desa di Kecamatan Selangit, dan Kecamatan Stl Ulu Terawas tersebut,” katanya.

Baca juga: Medan Mencekam, 2 Ormas Kepemudaan Bentrok di Jalan Perpustakaan

Data kecamatan dan desa terdampak banjir yakni Desa Batu Gane, Kecamatan Selangit, dan merendam kurang lebih tujuh rumah warga, selain itu fasilitas umum seperti kantor desa, PAUD, Puskesdes juga terendam banjir .

Selain itu banjir juga merendam di Desa Prabu Menang, dan kini masih dalam pendataan, kondisi terkini di lapangan tim masih berada di lokasi kejadian. Banjir juga menerjang Desa Pasenan, Kecamatan Terawas.

Baca juga: Ditantang TPNPB OPM Perang Terbuka di Pegunungan Tengah, Kapolda Papua Tanggapi Santai

Petugas gabungan menurunkan perahu karet untuk masuk ke lokasi banjir , dan melaksanakan pendataan serta upaya lainnya. Dan di Desa Pasenan ada salah satu rumah warga yang terbawa arus sungai.

Desa Muara Nilau, juga terendam banjir dan masih dalam pendataan, namun kondisi terakhir air sudah surut dan masyarakat sudah bisa beraktifitas, serta saling gotong royong membantu membersihkan sisa banjir.

(eyt)