Ace Hasan Syadzily Terpilih Jadi Ketum IKAL UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Ace Hasan Syadzily Terpilih Jadi Ketum IKAL UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR Tb Ace Hasan Syadzily berjanji akan menjadikan IKAL UIN menjadi rumah bersama setelah resmi terpilih menjadi Ketua Umum Ikatan Alumni (IKAL) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta periode 2020-2024.

Pemilihan Ketua Umum IKAL UIN Syarif Hidayatullah periode 2020-2024 berlangsung pada hari terakhir Musyawarah Nasional (Munas) yang diselenggarakan, Sabtu (26/12/2020) pagi hingga siang. Munas dan pemilihan berlangsung secara fisik (offline) di Auditorium Utama Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah dan secara virtual. (Baca juga: Mahasiswa UIN Jakarta Bagikan 1.000 Masker dan Hand Sanitizer)

Secara keseluruhan ada enam calon Ketua Umum IKAL UIN Syarif Hidayatullah periode 2020-2024. Berdasarkan abjad, mereka yakni Ahmad Tholabi Kaharlie (Dekan Fakultas Syariah dan Hukum), Euis Amalia (guru besar Bidang Ilmu Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis), dan M Asrorun Ni ‘am Sholeh (Deputi II Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga). (Baca juga: Abdul Mu’ti: Anak Madrasah Itu Akhirnya Menjadi Profesor)

Kemudian Mustolih Siradj (advokat sekaligus Ketua Komisi Nasional Haji dan Umrah), Rusydy Zakaria (dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan), dan Tb Ace Hasan Syadzily (Wakil Ketua Komisi VIII DPR sekaligus Ketua DPP Partai Golkar). Saat pemilihan berlangsung, total 1.389 alumni menyumbang suara yang terbagi atas online (virtual) 1376 dan 13 offline. Ace mengantongi suara mayoritas dengan total 1.041 suara. Ni’am sejumlah 317 suara. Tholabi 23 suara. Mustolih 7 suara. Euis 1 suara. Rusydy tidak mendapatkan suara.

Tb Ace Hasan Syadzily menyatakan, dia mengucapkan terima kasih kepada para alumni dan para senior alumni IAIN/UIN Syarif Hidayatullah Jakarta atas kepercayaan kepada Ace sehingga Ace saya diberikan amanah sebagai Ketua Umum IKAL UIN Jakarta periode 2020-2024. Karenanya Ace memohon dukungan dari para alumni agar ke depan bisa menjalankan berbagai program.

Baca Juga:
  • Menjadi Acuan Sivitas Akademik, UIN Bandung Susun Modul Moderasi Beragama
  • Ingin Lolos di STAN Harus Maksimalkan Nilai TPS, TKA dan Soshum

“Saya mohon dukungannya untuk menjalankan program-program selama empat tahun ke depan. Kita jadikan IKAL UIN Jakarta sebagai “Rumah Bersama” untuk berdiskusi, kongkow, berdebat, dan mencari solusi yang terbaik untuk kemajuan para alumni UIN Jakarta dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,” ujar Ace melalui pesan singkat, di Jakarta, Sabtu (26/12/2020).

Ketua DPP Partai Golkar ini berharap, para alumni dapat bersama bersinergi untuk memajukan IKAL UIN Syarif Hidayatullah. Lebih dari itu Ace berpesan agar para alumni dapat bergandengan tangan untuk kepentingan UIN Syarif Hidayatullah. “IKAL UIN tidak akan besar dan maju kalau kita tidak bersinergi. Join us together for UIN Jakarta,” paparnya.

Dalam sambutannya sebagai Ketua Umum IKAL UIN Syarif Hidayatullah terpilih, Ace menyatakan, hakikatnya jabatan apapun tidak untuk dikejar. Bagi Ace, jabatan merupakan amanah dan harus ditunaikan. Karenanya, Ace mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan para alumni telah memilihnya untik memimpin IKAL UIN Syarif Hidayatullah untuk empat tahun ke depan. “UIN Jakarta telah sejajar dengan kampus maju lainnya. Karena itu alumni mempunyai peran strategis. Perlunya mengkaji ilmu-ilmu lainnya tentu mengharuskan kita semua untuk positioning alumni-alumni. Tentu bagi alumni-alumni UIN, para pemikir hebat, pemikirannya tersebut bisa dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ucap Ace.

Tb Ace Hasan Syadzily lulus dari Fakultas Adab IAIN/UIN Syarif Hidayatullah pada 2001. Dia merupakan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAIN/UIN Syarif Hidayatullah pertama yakni periode 1998-2000. Saat Reformasi 1998 terjadi, Ace selaku Presiden BEM memimpin para mahasiswa/i untuk melakukan aksi demonstrasi bersama ribuan mahasiswa/i dari berbagai universitas lainnya di Gedung MPR/DPR.

(cip)

Close