20 Migran Tewas Dilempar ke Laut di Lepas Pantai Djibouti

DJIBOUTI – Setidaknya 20 orang tewas tenggelam setelah penyelundup melemparkan puluhan migran ke laut selama penyeberangan antara Djibouti dan Yaman . Hal itu diungkapkan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM).

Korban selamat mengatakan kepada IOM bahwa setidaknya 200 migran, termasuk anak-anak, penuh sesak di atas kapal ketika meninggalkan Oulebi di Djibouti pada Rabu dini hari menuju Yaman melintasi Teluk Aden.

“Sekitar tiga puluh menit perjalanan, penyelundup panik dengan jumlah orang di atas kapal dan melemparkan 80 ke laut sebelum mengembalikan kapal ke darat, kata juru bicara regional IOM untuk Timur dan Tanduk Afrika, Yvonne Ndege.

Baca Juga:
  • Gedung Putih Tak Berencana Telepon Putra Mahkota Arab Saudi
  • PBB: 400.000 Anak Balita Yaman Bisa Meninggal Kelaparan Tahun Ini

“Para penyintas yakin sedikitnya 20 orang telah tewas. Masih ada beberapa yang belum ditemukan. Lima mayat terdampar di darat,” kata Ndege seperti dikutip dari Al Araby, Jumat (5/3/2021).

Para penyintas kini menerima perawatan medis di kota pelabuhan Djibouti Obock, titik transit utama bagi ribuan migran Afrika di wilayah itu yang berusaha mencapai Teluk.

“Ada kekhawatiran jumlah korban tewas bisa meningkat dengan para penyintas tidak dapat menemukan keluarga yang mereka katakan berada di dalamnya,” ungkap Ndege.

Ini adalah insiden ketiga di Teluk Aden dalam waktu kurang dari enam bulan. Dua insiden serupa pada Oktober lalu merenggut nyawa sedikitnya 50 migran, kata IOM.

Close